Breaking News:

Pembunuhan Pendeta

Disaat Sudah Tak Berdaya, Ini Ucapan Terakhir Calon Pendeta Cantik ke Pelaku Sebelum Dibunuh

Sebelum pelaku mencekik korban hingga tewas, rupanya korban Melinda Zidemi sempat ucapkan kata-kata terakhirnya kepada pelaku.

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
kolase Facebook/Tribun Sumsel
pndeta cantik 24 tahun bernama Melinda Zidemi tewas dibunuh di kebun sawit di Kabupaten OKI, Sumsel 

Nang (20), seorang pelaku pembunuhan calon pendeta, Melinda Zidemi mengatakan jika korban tewas lantaran ia cekik.

Sebelum pelaku mencekik korban hingga tewas, rupanya korban Melinda Zidemi sempat ucapkan kata-kata terakhirnya kepada pelaku.

Korban berucap dan memohon untuk tidak dibunuh meskipun saat itu kondisinya sudah tak berdaya.

"Dia bilang begitu waktu saya mencekiknya. Dia sempat mohon jangan dibunuh,"ucap salah seorang pelaku, Nang pada Jumat (30/3/2019) seperti dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Sumsel.

Konferensi pers pembunuh calon Pendeta Melinda Zidemi, Jumat (29/3).
Konferensi pers pembunuh calon Pendeta Melinda Zidemi, Jumat (29/3). (SHINTA/TRIBUNSUMSEL.COM)

Pelaku yang kini terancam hukuman mati itu memang ada niat untuk memerkosa namun tidak jadi dilakukan sebab korban mengatakan dirinya sedang datang bulan.

"Kami tidak perkosa dia,"ucap Nang singkat.

Pelaku merasa kalap dan akhirnya melakukan pembunuhan, sebab korban yang sempat melawan tanpa sengaja menarik penutup wajah yang digunakan tersangka Hendri.

"Kami bunuh korban dengan cara dicekik. Saya sama Hendri bersama-sama mencekiknya,"ujar dia.

Fakta-Fakta Pemerkosa dan Pembunuh Pendeta Muda, Motif Asmara karena Cintanya Ditolak

Debat Panas dengan Mardani Ali di Acara Mata Najwa, Adian Napitupulu: Intelek Sedikit Bang

Tersangka mengaku sudah memantau korban sejak satu minggui terakhir sebelum tragedi pembunuhan itu terjadi.

"Ya seminggu sudah kami awasi," kata Nang melanjutkan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved