Pembunuhan Pendeta

Pengakuan Mengejutkan Pembunuh Pendeta Melinda Zidemi, Pelaku : Korban Memohon Jangan Dibunuh

Korban Melinda Zedemi sempat membohon untuk tidak dibunuh, namun kedua pelaku tidak mengindahkannya.

Pengakuan Mengejutkan Pembunuh Pendeta Melinda Zidemi, Pelaku : Korban Memohon Jangan Dibunuh
FB Melinda Zidemi
Foto Semasa Hidup Melinda Zidemi korban Pembunuhan dan Pemerkosaan di Sungai Baung OKI 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Dua pelaku pencabulan dan pembunuhan calon pendeta Melinda Zidemi membuat pengakuan mengejutkan kepada polisi.

Nang dan Hendri dua pelaku pembunuhan dan pencabulan terpaksa ditembak polisi pada kakinya karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap petugas.

Dilansir dari Tribun Sumsel, Nang mengaku sudah mengincar Melinda Zidemi  sejak seminggu sebelum kejadian.

Yang mengejutkan, saat Melinda Zidemi dicekik pelaku, korban sempat memohon untuk tidak dibunuh.

Tapi teriakan dan permohonan Melinda Zedemi tidak dihiraukan kedua pelaku.

Seperti diberitakan sebelumnya Melinda Zidemi ditemukan tewas mengenaskan di semak belukar di Areal PT PSM Divisi 3 Blok F 19 Dusun Sungai Baung Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan Kabupaten OKI, Selasa (26/3/2019) lalu.

"Ya seminggu sudah kami awasi,"kata Nang yang hanya bisa duduk di kursi roda kerena luka tembak dikedua kakinya saat dihadirkan di Polda Sumsel, Jumat (29/3/2019).

Calon pendeta cantik berusia a24 tahun ini tewas dibunuh di kebun sawit di Kabupaten OKI, Sumatera Selatan (Sumsel).

Sebelumnya disebut-sebut, korban sempat mengalami tindak perkosaan oleh kedua pelaku.

Namun Nang, membatahkan karena alasan saat kejadian Melinda Zidemi sedang haid.

Ditembak Polisi, Pelaku Pembunuhan Calon Pendeta Sempat Cabuli Korban saat Sedang Datang Bulan

Pelaku Pembunuhan Calon Pendeta Cantik Terancam Hukuman Mati, Polisi Ungkap Alasannya

Fakta-Fakta Pemerkosa dan Pembunuh Pendeta Muda, Motif Asmara karena Cintanya Ditolak

2 Pria Ini Diduga Bunuh Calon Pendeta Karena Cintanya Ditolak, Bocah 11 Tahun Ikut Diikat & Diseret

Halaman
123
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved