Breaking News:

Pembunuhan Pendeta

Sebelum Tewas, Ini Permohonan Terakhir Calon Pendeta Muda Kepada Pelaku

Sebelum tewas , calon pendeta muda ini ucapkan kata-kata terakhir sambil memohon kepada Pelaku

AGUNG DWIPAYANA/TRIBUNSUMSEL.COM
Menembus TKP Tempat Ditemukannya Mayat Calon Pendeta Melinda Zidemi, Rabu (27/3). 

Tersangka mengaku sudah memantau korban sejak satu minggui terakhir sebelum tragedi pembunuhan itu terjadi.

"Ya seminggu sudah kami awasi," kata Nang melanjutkan.

Bahkan, setelah kejadian pembunuhan itu, kedua pelaku sempat berpura-pura ikut mencari korban.

"Ya kami ikut pura-pura mencari pak," kata Nang menambahkan.

Seperti diketahui, calon pendeta Melinda Zidemi ditemukan tewas mengenaskan dan jasadnya ditemukan di areal PT PSM Divisi 3 Blok F19 Dusun Sungai Baung, Desa Bukti Batu Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan pada Selasa (26/3/2019) lalu.

Korban Dicabuli

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adhinegara menjelaskan, kedua pelaku pembunuhan Melinda Zidemi merupakan karyawan perkebunan sawit di Dusun Dusun Sungai Baung Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan Kabupaten OKI.

Kedua tersangka mengaku membunuh karena sakit hati karena sebelumnya pernah mengungkapkan perasaan tapi ditolak

Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribun Sumsel menjelaskan, jika korban tidak mengalami perkosaan.

 Misteri Kematian Calon Pendeta Cantik Perlahan Terkuak, Lidah Patah-Polisi Temukan Jejak Pelaku

 Hadiri Acara Pengajian di Rumah Syahrini, Bima Arya Sebut Reino Barack Mau Belajar Bahasa Sunda

Pelaku Pembunuhan Melinda Zidemi.
Pelaku Pembunuhan Melinda Zidemi. (Tribunsumsel.com)

Menurutnya, kedua tersangka urung memerkosa korban karena saat itu korban sedang haid atau datang bulan.

Ia mengungkapkan, hal tersebut berdasarkan hasil otopsi tim dokter yang tidak menemukan bekas persetubuhan.

Namun, tersangka sempat melakukan Pencabulan terhadap korban.

"Melalui pemeriksaan otopsi ditemukan bahwa tidak ada persetubuhan. Tersangka memang melakukan Pencabulan dengan memasukkan tangannya ke (maaf) alat vital korban," katanya.(*)

Penulis: Damanhuri
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved