Kisah Siswa SD di Bali Jalan Kaki 20 Km ke Sekolah Tiap Hari, Pernah Terpaksa Nginap di Rumah Teman

Selama perjalanan keringat pun membasahi baju seragamnya. Sesampai di sekolah Marianta harus istirahat sejenak demi mengeringkan seragam.

Kisah Siswa SD di Bali Jalan Kaki 20 Km ke Sekolah Tiap Hari, Pernah Terpaksa Nginap di Rumah Teman
TribunBali/Saiful Rohim
Ketut Marianta siswa kelas SDN 6 Bunutan bersama Kepala Sekolah , Senin (1/4/2019) kemarin. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Jarum jam menunjukan pukul 05.00 Wita.

Udara sekitar Gulinten, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem dingin dan menusuk tubuh.

Kabut tebal turun dari bebukitan serta menutupi kampung. Sebagian besar warga masih tidur ditemani selimut.

Keadaan itu tidak berlaku bagi Ketut Marianta (12), siswa asal Gulinten.

Bocah kelas VI itu bangun pukul 04.30 Wita untuk mempersiapkan seragam, peralatan sekolah lalu berangkat ke SD Negeri 6 Bunutan bersama rekan-rekannya.

Pada pagi dini hari, Marianta melangkah bersama rekan-rekannya melewati jalan menanjak dengan medan terjal. Sisi kanan kiri jalan ada jurang yang diselimuti kabut.

Marianta dkk harus berhati-hati melangkah agar selamat tiba di SD Negeri 6 Bunutan.

Saat ditemui di SDN 6 Bunutan, Senin (1/4), Marianta mengaku saban hari harus berjalan kaki sejauh 20 kilometer pulang pergi. Perjalanan itu menghabiskan waktu 6 jam.

"Berangkat ke sekolah jam 05.00, sampai di sekolah sekitar jam 08.00,” ungkap Ketut Marianta.

Selama perjalanan keringat pun membasahi baju seragamnya. Sesampai di sekolah Marianta harus istirahat sejenak demi mengeringkan seragam.

Halaman
123
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved