Pilpres 2019

Kubu Prabowo Akui Sudah Ada Pembahasan Jatah Menteri

Ahmad Muzani membenarkan bahwa pihaknya telah membahas sharing kekuasaan dengan mitra partai koalisi bila Prabowo-Sandi menang di Pemilu Presiden 2019

Kompas.com
Wakil Ketua MPR sekaligus Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2018). (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani membenarkan bahwa pihaknya telah membahas sharing kekuasaan dengan mitra partai koalisi bila Prabowo-Sandi menang di Pemilu Presiden 2019.

Pernyataan Muzani tersebut merespon pernyataan Direktur Media dan Komunikasi BPN Hashim Djojohadikusumo soal pembagian kursi menteri antar partai pengusung.

"Di dalam koalisi ketika pembicaraan awal salah satu yang dibicarakan tentu saja pembagian sharing kekuasaan presiden dan wakil presiden, dan tentu saja masalah menteri dan itu sudah dibicarakan dalam arti kira-kira porsi partai koalisi itu apa dan bagaimana," ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (2/4/2019).

Taruhan Pindah Negara Batal, Pendukung Prabowo Hapus Akun Twitternya, Yunarto Wijaya: Payah

Hanya saja menurut Muzani pembahasan menteri tersebut belum sampai pada tahap jumlah. Sebelumnya Hashim menyebut bahwa dalam pembicaraanya dengan Prabowo, PAN mendapatkan 7 kursi menteri dan PKS 6 kursi menteri, sementeri untuk Demokrat dan Berkarya jumlahnya belum definitif.

"Semua sudah dibicarakan tetapi sekali lagi jumlahnya belum dibicarakan. Setahu saya seperti itu dan seingatan saya seperti itu," katanya.

Muzani mengatakan bahwa pembahasan sharing kekuasaan tersebut hanya awalan saja dan belum rinci. Karena menurut Muzani pihaknya sadar bahwa yang harus terlebih dahulu dipastikan adalah kemenangan Prabowo-Sandi.

"Apakah kebutuhan itu masih sama atau bagaimana itu nanti akan kita lihat setelah 17 April, karena itu praporsi itu baru akan jelas setelah menang. Bahwa itu sudah dibicarakan benar," pungkasnya.

 (Tribunnews, Taufik Ismail)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved