Pilpres 2019

Dinilai Lebih Fokus Pilpres daripada Pileg, Fahri Hamzah Kritik KPU

Fahri Hamzah mengatakan, kurangnya sosialisasi mengenai pemilihan legislatif, menurut dia, membuat masyarakat fokus pada Pemilihan Presiden 2019.

Dinilai Lebih Fokus Pilpres daripada Pileg, Fahri Hamzah Kritik KPU
Kompas.com
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/11/2017).(KOMPAS.com/Nabilla Tashandra) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengkritik Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dinilainya lebih fokus pada pemilihan presiden dibandingkan pemilu legislatif.

Untuk pertama kalinya, kedua pemilihan digelar serentak pada 2019 ini.

Menurut Fahri Hamzah, KPU kurang menyosialisasikan pemilihan legislatif kepada publik.

"Sekarang ini secara kasat mata Pileg Pilpres secara bersamaan ini gagal terutama bagi pemilihan legislatifnya. Tapi juga ada unsur kegagalan ini karena arrangement dari KPU-nya yang terlalu banyak kosong," kata Fahri Hamzah saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (5/4/2019).

Fahri Hamzah mengatakan, kurangnya sosialisasi mengenai pemilihan legislatif, menurut dia, membuat masyarakat fokus pada Pemilihan Presiden 2019.

Meskipun, ia menilai, hal itu wajar.

"Orang fokus dong kepada presiden, orang presiden memang lebih berfungsi kok pada sistem presidensiil seperti kita sekarang ini. Kan presidennya lebih berfungsi. Anggota DPR-nya malah ada tidur aja enggak ketahuan ada kok. Maka orang akhirnya fokus ke situ," kata dia.

Ia mengingatkan penyelenggara pemilu untuk lebih memberikan perhatian untuk mengantisipasi pemilih hanya akan memberikan suara pada surat suapa pilpres daripada pileg.

"Nah itu yang harus diwaspadai efek itu sehingga betul-betul itu enggak sia-sia gitu dan berharap sekali saya kira ini harus di evaluasi secara mendasar," ujar Fahri Hamzah.

Sebelumnya, hasil survei Charta Politika menunjukkan bahwa Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 cenderung dilupakan masyarakat karena euforia pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Hal itu dikatakan Direktur Riset Charta Politika, Muslimin saat merilis hasil surveinya di Jakarta, Kamis (4/3/2019).

"Euforia Pilpres menyedot masyarakat sehingga hampir melupakan Pileg. Kenyataannya publik lebih merasakan geliat Pilpres," kata Muslimin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fahri Kritik KPU karena Lebih Fokus Pilpres daripada Pileg"
Penulis : Haryanti Puspa Sari
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved