Pilpres 2019

Beri Kritikan, SBY Sebut Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di SUGBK Tidak Lazim

SBY juga berpendapat pelaksanaan kampanye pemilu nasional sepatutnya melingkupi seluruh pihak

Istimewa/Erwin Aksa
Massa pendukung capres-Cawapres 02, sebelum menunaikan Salat Subuh di Stadion GBK Jakarta, pukul 05.20 WIB, Minggu (7/4/2019). Kampanye digelar Minggu (7/4/2019) pagi. 

Terkait hal ini, Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menjelaskan apa yang dikatakan SBY tersebut ditujukan kepada tiga elite Partai Demokrat, yakni Amir Syamsudin, Syarief Hasan, dan Hinca Panjaitan.

"Pak SBY sampaikan supaya acara dibuat se-Indonesia mungkin dan berbineka tinggal ika dan NKRI, dan saran SBY pun diterima. Ada tadi dari pendeta dan berbagai tokoh agama. Jadi acara tadi Bhineka Tunggal Ika," kata Ferdinand Hutahahean.

Janjikan Lapangan Kerja

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menghadiri Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di Stadion Gelora Bung Karno ( SUGBK), Jakarta, Minggu, (6/4/2019).

Dalam orasinya Sandiaga mengatakan bahwa dari 1.500 tempat yang ia kunjungi selama masa kampanye, ia menyimpulkan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia menginginkan adanya perubahan.

Sandiaga Uno mengatakan selama kampanye ia sering mendapatkan keluhan, mulai dari mencari lapangan kerjaan hingga harga kebutuhan pokok yang terus merangkak naik.

"Saya melihat dalam perjalanan 1500 lebih kunjungan keliling Indonesia, perjalanan spiritual bagi Prabowo-Sandi. kami melihat masyarakat menginginkan perubahan, betul? " kata Sandiaga.

Sandiaga mengatakan banyak yang mengeluhkan kondisi ekonomi sekarang ini. Mulai dari keluhan nelayan, pedagang sayur, hingga petani.

Oleh karena Sandiaga mengatakan ia dan Prabowo menawarkan perubahan ekonomi dalam pencalonan presiden dan wakil presiden 2019.

"Kita ini harus sampaikan pada mereka semua bahwa Prabowo-Sandi akan menyelesaikan memberikan solusi masalah ekonomi kita. Saya ingin sampaikan suara rakyat, suara lirih yang jujur kita yakini. Ayo siap bergerak 17 april? 17 april ke TPS singkatan tusuk Prabowo-Sandi," katanya.

Halaman
1234
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved