Pilpres 2019

Jokowi : Demokrasi adalah Pesta Kegembiraan, Jangan Sampai Ada yang Suka Marah-marah

Saat berkampanye, Jokowi ditemani oleh cawapresnya, Ma'ruf Amin serta Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir.

Jokowi : Demokrasi adalah Pesta Kegembiraan, Jangan Sampai Ada yang Suka Marah-marah
Kompas.com
Capres Nomor Urut 01 Jokowi saat tiba di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Selasa (9/4/2019)(KOMPAS.com/FARIDA FARHAN) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Capres petahana Joko Widodo mengingatkan para pendukungnya untuk menyambut hari pemungutan suara, 17 APril 2019, dengan kegembiraan.

Jokowi mengatakan, pemilu sejatinya adalah pesta demokrasi yang disambut dengan gembira, bukan kemarahan.

"Demokrasi adalah pesta kegembiraan. Siapa setuju tunjuk jari! Pesta demokrasi adalah kegembiraan, tunjuk jari! Jadi pesta demokrasi adalah kegembiraan," ujar Jokowi saat berkampanye di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019).

Saat berkampanye, Jokowi ditemani oleh cawapresnya, Ma'ruf Amin serta Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir.

"Jangan sampai malah ada yang menakut-nakuti, jangan sampai ada yang pesimis, jangan sampai ada yang suka marah-marah. Betul? Karena pesta demokrasi adalah kegembiraan," lanjut Presiden ketujuh RI itu.

Ia mengingatkan para pendukungnya untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menggunakan hak pilihnya pada 17 APril 2019.

Jokowi berpesan kepada mereka untuk datang ke TPS dengan menggunakan baju putih.

Selain itu, ia berpesan kepada para pendukungnya agar memilih kandidat yang berbaju putih di surat suara, yakni dirinya dan sang cawapres Ma'ruf Amin.

"Marilah kita gerakkan saudara-saudara kita, teman-teman kita, kawan-kawan kita saudara sekampung kita untuk tanggal 17 berbondong-bondong ke TPS. Memakai baju? Putih. Karena yang mau dicoblos bajunya? Putih. Nomornya kosong? Satu," sambung Jokowi melanjutkan orasinya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Pesta Demokrasi adalah Kegembiraan, Jangan Sampai Ada yang Marah-marah"

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved