Breaking News:

Penganiayaan Siswi SMP

Audrey Korban Pengeroyokan 12 Siswi SMA Dikenal Aktif, Selalu Masuk Ranking 5 Besar

Selama yang diketahui oleh Lukman mengenai siswinya yang menjadi korban pengeroyokan tidak pernah ada masalah di sekolah maupun dengan temannya.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kepala SMPN 17 Pontianak,  Lukman Hakim angkat biacara terkait kasus Audrey (siswinya) yang diduga dikeroyok oleh 12 siswa dari sekolah yang berbeda di Pontianak pada beberapa hari yang lalu dan saat ini beritanya sedang viral.

Hal ini disampaikan Lukman dalam konferensi pers di ruang kerjanya bersama beberapa wartawan, Rabu (10/4/2019).

Lukman mengatakan bahwa keseharian korban saat di sekolah sama dengan anak lainnya.

Selama yang diketahui oleh Lukman mengenai siswinya yang menjadi korban pengeroyokan tidak pernah ada masalah di sekolah maupun dengan temannya.

Ia menyampaikan bahwa dengan kejadian ini yang kebetulan di luar jam sekolah ia menghimbau agar orang tua juga lebih waspada saat anak mau pergi keluar rumah harus mengetahui pergi dengan siapa, kapan, dan kemana perginya.

"Minimal orang tua harus tahu anaknya pergi dengan siapa, kemana, dan siapa teman-temannya," ujar Lukman saat di wawancarai oleh wartawan, rabu (10/4/2019).

Ia mengatakan Hal ini sudah tidak bisa dibendung dan sebagai pelajaran dan harus mencari kejelasan, harus koreksi dan cari sumber kebenarannya.

Di bidang akademik, sendri Audrey selalu masuk dalam 5 besar dan aktif hampir di seluruh kegiatan ekstra kulikuler dan banyak teman di sekolah. 

Beriikut pernyataan lengkapnya yang disampaikan di video di atas.(*)

Penulis: Anggita Putri

(Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul VIDEO: Konferensi Pers, Kepala SMPN 17 Pontianak Buka Suara Terkait Kasus Audrey)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved