Pilpres 2019

Bahas Soal Ulama, Maruf Amin Sebut Sekarang Banyak yang Tidak Pesantren tapi Jadi Kiai

Pria yang kerap dipanggil 'Abah' oleh para santri ini menuturkan bahwa kyai yang dimaksud bukan merupakan kyai yang tidak benar.

Bahas Soal Ulama, Maruf Amin Sebut Sekarang Banyak yang Tidak Pesantren tapi Jadi Kiai
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Maruf Amin sore ini hadiri acara Haul KH. Mama UU Rofiudin Bin KH. Royani yang ke-14 tahun di Pondok Pesantren Nurul Huda, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Kamis (11/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIJERUK - Calon Wakil Presoden nomor urut 01 Maruf Amin mengatakan bahwa sekarang banyak yang menjadi kiai tapi tidak mengenyam pendidikan di pesantren.

Hal itu ia ungkapkan saat membahasan Pesantren dan Ulama dalam acara Haul KH. Mama UU Rofiudin Bin KH. Royani yang ke-14 tahun di Pondok Pesantren Nurul Huda, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Kamis (11/4/2019) sore.

Pria yang kerap dipanggil 'Abah' oleh para santri ini menuturkan bahwa kiai yang dimaksud bukan merupakan kiai yang tidak benar.

"Emang ada kiai tidak bener ?. Bukan tidak bener tapi bukan kiai yang dikiaikan. Sekarang banyak, gak pernah mesantren jadi kiai," ujar Maruf dalam pidatonya, Kamis (11/4/2019) sore.

Maka dari itu, kata dia, tugas ulama meneruskan tugas Rasulullah SAW yakni mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya.

Dia menjelaskan bahwa tugas ulama tidak hanya itu tapi juga melindungi negara.

"Menjaga, melindungi, bangsa dan negara, melindungi agama ini, jangan dinodai, jangan disalah pahami, jangan ditafsirkan dengan tafsir yang tidak tepat. Makanya para ulama dulu berjuang untuk merebut negara ini. Sebelum berjuang dimana-mana, yang pertama berjuang ini para ulama," katanya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved