Pemilu 2019

2 Ketua KPPS di Bogor Meninggal Karena Kelelahan, PPK Ciawi Pilih Tunda Rekapitulasi Suara

Kebetulan, kata dia, proses rekapitulasi sendiri bisa digelar antara tanggal 19 April sampai 4 Mei 2019 namun sambil menunggu keputusan KPU selanjutny

2 Ketua KPPS di Bogor Meninggal Karena Kelelahan, PPK Ciawi Pilih Tunda Rekapitulasi Suara
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kotak suara di kantor Kecamatan Ciawi, Jumat (19/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ciawi, Kabupaten Bogor memilih untuk menunda rekapitulasi suara yang awalnya akan digelar Jumat (19/4/2019) ini.

Ketua PPK Ciawi, Muhammad Adi Kurnia, menjelaskan bahwa pihaknya memilih menunda rekapitulasi agar bisa beristirahat.

Kebetulan, kata dia, proses rekapitulasi sendiri bisa digelar antara tanggal 19 April sampai 4 Mei 2019 namun sambil menunggu keputusan KPU selanjutnya.

"Tadi emang mau (rekapitulasi) hari ini, tapi kondisi temen-temen PPS dan PPK belum sempet beristirahat," kata Adi kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (19/4/2019).

Ia mengatakan bahwa pihaknya juga tak mau terburu-terburu melakukan rekapitulasi di tengah kondisi para anggota panitia yang belum istirahat.

Hal ini kata dia juga mengantisipasi jatuh sakitnya petugas atau bahkan meninggal seperti yang terjadi di Cijeruk dan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Rencananya rekapitulasi suara PPK Ciawi akan digelar pada Sabtu (20/4/2019) besok.

"Kita lihat kondisi juga rekan-rekan. Terburu-buru juga gak bagus, maka kita ada waktu untuk istirahat agar pleno itu jadi maksimal. Kita juga mengantisipasi kasus yang di Cijeruk dan Bojonggede ada yang meninggal, KPPS-nya yang meninggal diduga kecapean," katanya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved