Pemilu 2019
Belum Juga Mulai, Rapat Pleno Perhitungan Suara di PPK Bogor Selatan Sempat Diwarnai Protes
Sebelum mulai perhitungan surat suara di PPK Bogor Selatan sempat diwarnai aksi protes dari saksi caleg.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGR.COM, BOGOR TENGAH - Sebelum mulai perhitungan surat suara di PPK Bogor Selatan sempat diwarnai aksi protes.
Protes tersebut dilayangkan oleh saksi dari Calon Anggota Legislatif.
Pantauan TribunnewaBogor.com, protes tersebut dikarenakan adanya perbedaan pemahaman.
Saksi dari Caleg tersebut menginginkan perhitungan Capres dan Caleg baik DPR RI ataupun DPRD dilakukan secara berbarengan.
Namun rupanya secara aturan perhitungan suara dilakukan adalah perhitungan Pilpres terlebih dahulu
Ketua KPPS Bogor Selatan Dedy Sarifudin menuturkan bahwa ada pemahaman berbeda.
"Jadi teman-teman ini (saksi) ada pemahaman bahwa dalam satu kotak itu di kotak presiden itu ada semua disitu mau pun dpr ri, dpd , dpri dpr kabupaten kota, padahal setiap kotak itu berbeda, jadi mereka menganggap jadi ada alasan kalau ngitung presiden dulu seolah olah dokumen itu ada ke khawatiran menjadi diubah, Padahal menghitung satu kotak itu beda-beda," katanya..
Dedy juga menjelasakan bahwa keinginan para saksi perhitungan pilpres dan caleg dilakukan secara bersamaan.
"Kalau kita kan bekerja sesuai SOP, jadi satu kotak dulu terselesaikan, karena kalau misalkan kita bukan pilpres terus kita segel lagi kemudian kita buka lagi yang pileg segel lagi, kalau kaya gitu tidak bisa kita ga mungkin kaya begitu karena kan segel kita juga terbatas," katanya.
Namun setelah mendapat penjelasan para saksi Caleg pun mengerti dan rapat pleno perhitungan suara kembali dilanjutkan dengan tertib dan damai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/proses-rekapitulasi-pemilu-2019-di-kecamatan-bogor-selatan-jumat-1942019.jpg)