Megalomania, Gangguan Kejiwaan yang Terobsesi dengan Kekuasaan, Ini 9 Ciri-cirinya !
megalomania diambil dari bahasa Yunani, yang berarti 'obsesi besar' terhadap sesuatu dan kekuasaan
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Orang dengan penyakit mental megalomania memiliki fantasi khayalan bahwa mereka lebih relevan (penting) atau kuat daripada yang sebenarnya.
Megalomania merupakan sebuah penyakit mental.
Dilansir dari Wikipedia pada Jumat (19/4/2019), megalomania diambil dari bahasa Yunani, yang berarti 'obsesi besar'.
Orang dengan penyakit mental megalomania memiliki fantasi khayalan bahwa mereka lebih relevan (penting) atau kuat daripada yang sebenarnya.
Mereka pun begitu menjunjung tinggi harga diri serta melebih-lebihkan kekuatan dan kepercayaan mereka.
Sekarang ini, kata megalomania tidak lagi digunakan dalam bidang kesehatan mental, dan tidak disebutkan dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (DSM) atau International Classification of Diseases (ICD).
Sebaliknya, kondisi ini sekarang disebut gangguan kepribadian narsistik.
• Ramalan Zodiak Hari Ini 21 April 2019: 6 Zodiak Ini Ketiban Rejeki Nomplok, Leo Rahasiamu Terbongkar
• Istri Komentari Sikap Prabowo di Pilpres 2019 , Andre Taulany : Mohon Dimaafkan Segala Khilaf
• UPDATE Real Count Pilpres 2019 KPU pukul 07.00 WIB Data Masuk 7,83%: Jokowi 54,28%, Prabowo 45,72%
Dikutip GridHot.ID dari Kompas.com, narsistik adalah gangguan kepribadian di mana seseorang menganggap dirinya sangatlah penting dan memiliki kebutuhan untuk sangat dikagumi.
Orang dengan kepribadian narsistik tidak hanya ekstra percaya diri, namun juga tidak menghargai perasaan atau ide-ide dan mengabaikan kebutuhan orang lain.
Sebutan itu muncul dari nama Dewa Yunani Narcissus. Konon, dia yang sangat jatuh cinta pada wajahnya, jatuh ke kolam saat sedang berkaca di permukaan air
Ciri utama gangguan kepribadian narsistik adalah sikap kebesarannya, kurang empati pada orang lain, dan selalu butuh pujian.
Sekitar 50-75 persen orang dengan gangguan ini adalah laki-laki.
• Amien Rais Sebut Prabowo Unggul Telak di Jawa Timur, Ernest Prakasa Minta Mbah Minum Obat
• Kronologi Video Viral Warga Seret Karpet Masjid Pemberian Caleg, Berawal karena Diungkit
Seperti dikutip dari Psychology Today, ada beberapa ciri orang dengan gangguan kepribadian narsistik:
- - Melebih-lebihkan bahwa dirinya orang yang istimewa.
- - Lebih fokus pada fantasi akan kebesaran dirinya (kesuksesan, kecantikan, atau kepandaiannya).
- - Meyakini dirinya istimewa dan hanya bisa dimengerti oleh orang yang juga istimewa.
- - Selalu butuh perhatian dan pujian dari orang lain.
- - Punya kemauan tidak rasional akan perlakuan dari orang lain.
- - Suka mengambil kesempatan dari orang lain demi keberhasilannya.
- - Kurang empati dan tak peduli perasaan orang lain.
- - Sering cemburu dengan keberhasilan orang lain dan yakin orang lain juga cemburu pada dirinya.
- - Perilakunya arogan.
(*)
Artikel ini telah tayang di GridHot.id dengan judul : Mengenal Megalomania, Gejala Gangguan Jiwa yang Ditandai dengan Obsesi Terhadap Kekuasaan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-kekuasaan.jpg)