Pilpres 2019

Sang Istri Komentari Sikap Prabowo, Andre Taulany Minta Maaf: Segala Khilaf Atas Lisan yang Tak Baik

Prabowo Subianto menyatakan dengan tegas ia Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, istri Andre Taulany bereaksi

Sang Istri Komentari Sikap Prabowo, Andre Taulany Minta Maaf: Segala Khilaf Atas Lisan yang Tak Baik
Instagram @erintaulany
Erin Taulany istri Andre Taulany 

2009: Prabowo kembali unjuk gigi. Kali ini ia punya kendaraan sendiri, Partai Gerindra.

Semula Prabowo berniat melenggang bersama Ketua Umum PAN kala itu Soetrisno Bachir yang digandengnya menjadi calon wakil presiden.

Namun, pasangan ini sudah layu sebelum berkembang karena tak mampu memenuhi persyaratan kursi dukungan.

Prabowo-Megawati
Prabowo-Megawati ()

Prabowo mengubah haluan dan berlabuh dalam koalisi bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang mengusung Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden.

Melalui perundingan yang alot, Prabowo akhirnya legawa dipasangkan sebagai calon wakil presiden.

Namun, pasangan ini gagal meraih kemenangan. Pilpres saat itu dimenangkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono-Budiono

2014: Prabowo kembali maju.

Kali ini, Partai Gerindra sudah tumbuh lebih besar dibandingkan pada 2009. Kursi Partai Gerindra meningkat pesat menjadi 73 kursi dari sebelumnya 26 kursi.

Daya tawar Prabowo untuk menjadi calon presiden pun menjadi kuat.

Prabowo dan Hatta Rajasa
Prabowo dan Hatta Rajasa ()

Pada akhirnya, Prabowo pun berhasil menjadi calon presiden dan menggandeng Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa.

Pasangan ini juga didukung oleh Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Partai Persatuan Pembangunan.

Namun, lagi-lagi Prabowo menelan kekalahan. Pasangan Prabowo-Hatta harus mengakui keunggulan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla menjadi pemenang dengan memperoleh suara sebanyak 53,13 persen. Sementara pasangan Prabowo-Hatta memperoleh 46,84 persen.

2019:  Tahun ini, Prabowo kembali maju dan kembali menantang Jokowi sebagai petahana.

Prabowo menggandeng Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno.

Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto dan Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno saat memberikan kata sambutan seusai rapat pleno penetapan nomor urut Capres dan Cawapres di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). Jokowi dan Maruf Amin mendapatkan nomor urut 1 dan Probowo Sandi nomor urut 2. Tribunnews/Jeprima
Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto dan Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno saat memberikan kata sambutan seusai rapat pleno penetapan nomor urut Capres dan Cawapres di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). Jokowi dan Maruf Amin mendapatkan nomor urut 1 dan Probowo Sandi nomor urut 2. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Keduanya resmi mendaftarkan diri ke KPU pada Jumat (10/3/2018) siang.

Pasangan ini diusung oleh empat partai, yakni Partai Gerindra, Partai Demokrat, PKS dan PAN.

Prabowo-Sandiaga akan head to head dengan Jokowi yang kali ini menggandeng Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin.

Prabowo Klaim Kemenangan 62 % dan Kantongi Bukti Kecurangan

Menurut Prabowo Subianto, dirinya sudah yakin dengan hasil Real Count yang didapatkan dari hasil survei data internal yang menyebutkan bahwa ia dan Sandiaga Uno memperoleh suara 62%.

"Ini berdasarkan perhitungan lebih dari 62 persen perhitungan Real Count dan C1," ujar Prabowo Subianto, Kamis (18/4/2019).

Padahal, hingga detik ini KPU belum mengumumkan secara resmi siapa pemenang Pilpres 2019, apakah JokowI-Maruf atau Prabowo-Sandi.

Perhitungan suara di laman pemilu2019.kpu.go.id hingga Minggu (21/4/2019) pukul 07.00 WIB saja suara yang masuk baru 7,83% dari total 830 ribu TPS.

Hasil akhir Pilpres 2019 sendiri akan diumumkan KPU pada 22 Mei 2019 mendatang.

Namun ternyata Prabowo Subianto sudah sangat percaya diri bisa melenggang ke tahta kursi nomor 1 di republik ini.

Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno didampingi para petinggi partai pendukung saat mendeklarasikan kemenangan terkait penyelenggaraan Pilpres 2019 di kediamannya Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019). Prabowo Subianto ditemani Sandiaga Uno kembali menyatakan kemenangannya sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024 berdasarkan perhitungan lebih dari 62 persen hitungan real count internal pada pemilu 2019. Tribunnews/Jeprima
Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno didampingi para petinggi partai pendukung saat mendeklarasikan kemenangan terkait penyelenggaraan Pilpres 2019 di kediamannya Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019). Prabowo Subianto ditemani Sandiaga Uno kembali menyatakan kemenangannya sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024 berdasarkan perhitungan lebih dari 62 persen hitungan real count internal pada pemilu 2019. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Lanjutnya, Prabowo Subianto dan tim pemenangan sengaja mendeklarasikan kemenangan lebih cepat dari pengumuman resmi KPU.

Prabowo Subianto juga mengklaim mengantongi bukti-bukti dugaan kecurangan yang terjadi di berbagai wilayah.

"Karena kami mempunyai bukti bahwa telah terjadi kecurangan yang terjadi di berbagai desa, keluraha, kecamatan, kabupaten kota di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Prabowo Subianto juga mengucapkan terimakasih kepada para pendukungnya dari berbagai kalangan.

Mulai dari kalangan milenial, tokoh ulama, tokoh agama lainnya, buruh, kaum emak-emak dan lainnya.

"Kami mohon jangan kemenganang yang kita peroleh dengan izin tuhan yang Maha Esa ini menjadikan kita jumawa," katanya.

Prabowo Subainto Syukuran Kemenangan, Sebut Lembaga Survei Bohong dan Minta Pindah ke Antartika

Usai mendeklarasikan kemenangannya, Prabowo Subianto dan para pendukungnya melakukan syukuran bersama usai Salat Jumat pada 19 April 2019.

Acara dengan tema gema nisfu syaban sekaligus ucapan syukur kemenangan Prabowo - Sandiaga ini direncanakan berlangsung dari pukul 13.30 WIB hingga 19.00 WIB.

Mulanya acara ini akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Jumat (19/4/2019).

Namun kemudian dipindahakan ke kediaman Prabowo Subianto di Jl Kertanegara.

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto didampingi Amien Rais menyampaikan pidato politiknya di hadapan para pendukungnya dalam acara Syukuran Kemenangan Indonesia di Kartanegara, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019). Pada pidatonya Prabowo meminta kepada para pendukungnya untuk ikut menjaga formulir C1 di setiap kecamatan. Tribunnews/Jeprima
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto didampingi Amien Rais menyampaikan pidato politiknya di hadapan para pendukungnya dalam acara Syukuran Kemenangan Indonesia di Kartanegara, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019). Pada pidatonya Prabowo meminta kepada para pendukungnya untuk ikut menjaga formulir C1 di setiap kecamatan. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Dalam orasinya, Prabowo Subianto menyebut lembaga- lembaga survei sebagai pembohong.

Prabowo Subianto pun meminta rakyat untuk tak mempercayai lembaga survei.

"Saudara percaya lembaga survei? Hei tukang bohong, tukang bohong rakyat tidak percaya sama kalian. Di sini ada televisi-televisi biar dengar suara rakyat," ucap Prabowo dalam orasinya.

Prabowo juga meminta agar lembaga-lembaga survei untuk pindah dari negara Indonesia ke Antartika.

"Mungkin kalian harus pindah ke negara lain. Mungkin bisa pindah Antratika. Hei lembaga survei bohong, kalian bisa bohongi penguin di Antartika," kata dia.

Prabowo Subianto menyapa massa pendukungnya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (19/4/2019).
Prabowo Subianto menyapa massa pendukungnya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (19/4/2019). (KOMPAS.com/Haryanti Puspasari)

Mantan Danjen Kopassus ini mengklaim bahwa saat ini dirinya dan Sandiaga Uno terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019 - 2024.

Ia menyebut terpilihnya dirinya adalah karena rakyat sudah tidak bisa dibohongi.

"Saudara-saudara ini adalah kemenangan rakyat, rakyat Indonesia sudah bangkit, sudah sadar. Rakyat Indonesia tidak bisa dibohongi dan tidak mau dibohongi," tukasnya.

Prabowo Subianto pun disambut para pendukungnya.

Mereka meneriakkan takbir dan kata 'Prabowo Presiden'.

"Allahu Akbar, Prabowo Presiden RI," teriak pendukung Prabowo.

Penulis: Uyun
Editor: khairunnisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved