Pilpres 2019

Ramai Tagar Boikot Nasi Padang di Media Sosial, Begini Tanggapan TKN Jokowi - Maruf Amin

Disebut-sebut, ajakan aksi boikot nasi padang ini karena kekalahan Capres Cawapres 01 Jokowi - Maruf Amin di Sumatera Barat.

Ramai Tagar Boikot Nasi Padang di Media Sosial, Begini Tanggapan TKN Jokowi - Maruf Amin
Facebook
ramai boikot nasi padang karena diduga kekalahan Jokowi - Maruf Amin di Sumatera Barat 

"Coba perhatikan kepemimpinan Pak Jokowi, beliau memiliki perhatian khusus dengan membangun daerah-daerah seperti di Sumatera Barat, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan lain-lain," ujar Ace.

Ace menuturkan, pihaknya berkeinginan membangun wilayah Indonesia tanpa pandang bulu. "Kami ingin membangun Indonesia tanpa membeda-bedakan daerah yang Pak Jokowi-nya menang ataupun yang kalah," tutur dia.

Dilihat dari website Sistem Informasi Penghitungan Suara ( Situng) pada Rabu (24/4/2019) pukul 13.55 WIB, Jokowi - Maruf Amin hanay mendapatkan sebanyak 223.730 suara di Sumatera Barat.

Sementara untuk pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mendulang suara cukup banyak, yakni 1.462.540.

Alasan Beli Nasi Padang Dibungkus Lebih Banyak Ketimbang Makan Ditempat

Jika membeli nasi padang, bisa dipastikan porsi take away akan lebih banyak dibanding makan di tempat.

Ternyata ada alasan di balik hal tersebut.

Jangan heran jika Anda membawa pulang sebungkus nasi padang dan menemukan porsi yang super besar untuk dimakan.

Hal ini merupakan kebiasaan warga Minang dan dilakukan oleh seluruh restoran Padang di Nusantara.

"Kalau dibungkus, nasinya pasti lebih banyak. Memang begitu kebiasaannya, di semua restoran," tutur Reno Andam Suri, ahli kuliner Minang sekaligus penulis buku 'Rendang Traveler: Menyingkap Bertuahnya Rendang Minang' kepada KompasTravel, Rabu (25/5/2016).

Halaman
1234
Penulis: yudhi Maulana
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved