Pilpres 2019

Ramai Tagar Boikot Nasi Padang di Media Sosial, Begini Tanggapan TKN Jokowi - Maruf Amin

Disebut-sebut, ajakan aksi boikot nasi padang ini karena kekalahan Capres Cawapres 01 Jokowi - Maruf Amin di Sumatera Barat.

Ramai Tagar Boikot Nasi Padang di Media Sosial, Begini Tanggapan TKN Jokowi - Maruf Amin
Facebook
ramai boikot nasi padang karena diduga kekalahan Jokowi - Maruf Amin di Sumatera Barat 

Menurut Uni Reno, hal ini didasari beberapa alasan.

nasi padang
nasi padang (kompas.com)

Pertama, semua orang Minang menyadari bahwa mereka yang nasinya dibawa pulang tidak akan makan sendirian.

"Kalau dibawa ke rumah, pasti untuk lebih dari satu orang," tuturnya.

Kedua, di setiap tempat, nasi bungkusan punya patokan tersendiri.

Di Jakarta misalnya, ada patokan berapa centong nasi (centong ini terbuat dari batok kelapa) untuk pengunjung yang pesan take away.

"Entah kenapa, memang sudah ada patokan banyaknya nasi untuk dibungkus. Besarnya akan lebih bagus jika nasinya sekian centong. Jadi memikirkan estetikanya juga," papar Uni Reno.

Oleh karena itu, mereka yang nasinya dibawa pulang pasti akan mendapat beberapa 'bonus'.

Istirahat Makan Siang Beli Nasi Padang, Wanita Ini Menjerit Lihat Makhluk Ini di Dalam Bungkusnya

Isi Kantong Plastik yang Dikunyah Pria Ini Bikin Ngilu, Netizen Kira Lauk Baru Dari Menu Nasi Padang

Jika pesannya nasi dan ayam, akan mendapatkan 'bonus' seperti kuah kari, sayur nangka, daun singkong rebus, sambal hijau.

"Kalau nasinya banyak dan lauknya cuma satu, sepertinya ada yang kurang. Orang Padang paham betul itu," tambah wanita yang kini berbisnis Rendang Uni Farah itu.

Meski begitu, kebijakan penambahan harga berbeda di setiap rumah makan padang.

Halaman
1234
Penulis: yudhi Maulana
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved