Breaking News:

Rest Area Gunung Mas Di Puncak Bogor Mangkrak, Ini Penjelasan PUPR

rencananya pembangunan dimulai November 2018 lalu, namun karena hal ini pembangunan mangkrak sampai sekarang.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Rest Area Gunung Mas di area perkebunan teh Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Pembangunan Rest Area Gunung Mas di Cisarua, Puncak Bogor sampai saat ini tak kunjung dilakukan.

Lahan perkebunan teh milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII seluas 7 hektare yang sudah dibuka kini masih dibiarkan tanpa adanya aktifitas pembangunan.

Padahal pembangunan rest area ini adalah juga untuk relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terkena penertiban atas rencana pelebaran Jalur Puncak.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hari Suko Setiono menjelaskan bahwa pembangunan rest area tak kunjung dilakukan karena terkendala oleh Perjanjian Kerja Sama (PKS) dari berbagai pihak yang tak kunjung selesai.

Sebagaimana diketahui bahwa, pembangunan rest area ini melibatkan PTPN VIII, Pemkab Bogor dan PUPR Pusat yang dicanangkan sejak masa pemerintahan Bupati Nurhayanti.

"Kalau dulu gak pake PKS ini bisa kerja, tapi tahu-tahunya kita bekerja tidak boleh, pihak PTPN minta harus ada PKS," kata Hari saat dihuhungi TribunnewsBogor.com via telepon, Rabu (24/4/2019).

Ia menjelaskan bahwa rencananya pembangunan dimulai November 2018 lalu, namun karena hal ini pembangunan mangkrak sampai sekarang.

Hari menjelaskan bahwa pertemuan-pertemuam sudah dilakukan untuk pembangunan Rest Area Gunung Mas ini.

Rencananya, dalam waktu dekat, pertemuan akan kembali dilakukan bersama Bupati Bogor Ade Yasin.

"Besok tanggal 25 ada undangan dari Pemkab Bogor untuk finalisasi PKS. PKS-nya udah di draft-draft lewat beberapa kali rapat, mudah-mudahan Kamis besok udah final," pungkasnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved