Pemilu 2019

Viral Video Pembakaran Logistik di Puncak Jaya Papua, Polri Sebut yang Dibakar Sisa Logistik

Akan tetapi, ia menegaskan bahwa logistik yang dibakar merupakan sisa logistik yang tidak terpakai pada saat pemungutan suara tanggal 17 April 2019

Viral Video Pembakaran Logistik di Puncak Jaya Papua, Polri Sebut yang Dibakar Sisa Logistik
twitter
viral video surat suara di Papua dibakar 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sebuah video terkait adanya pembakaran logistik pemilu di wilayah Kabupaten Puncak Jaya Wijaya, Papua, beredar viral di media sosial.

Terkait hal itu, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan adanya kejadian pembakaran logistik.

"Hal tersebut (pembakaran logistik, - red) sudah diklarifikasi langsung oleh Kapolda Papua dan Kapolres Jaya Wijaya," ujar Dedi, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/3/2019).

Akan tetapi, ia menegaskan bahwa logistik yang dibakar merupakan sisa logistik yang tidak terpakai pada saat pemungutan suara tanggal 17 April 2019 lalu.

"Betul, kejadian dibakar itu adalah sisa-sisa logistik yang tidak dipakai pada saat tanggal 17 April, karena disana (menggunakan) sistem noken," kata dia.

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu menyebut pembakaran sisa logistik dilakukan guna menghindari logistik pemilu disalahgunakan oleh sekelompok orang.

Aksi itu, kata dia, telah disetujui KPU setempat dan telah dibuat berita acara terkait pemusnahannya dengan cara dibakar.

Bahkan, jenderal bintang satu itu menuturkan Bawaslu telah melakukan pengecekan terhadap peristiwa itu.

"Guna menghindari logistik pemilu itu disalahgunakan oleh sekelompok orang, keputusan KPU setempat seluruh sisa logistik yang tidak dipakai itu dimusnahkan dan sudah dibuat berita acaranya sehingga di bakar pemusnahannya," tutur dia.

"Jadi sudah clear. Bawaslu juga sudah ngecek tentang peristiwa yang sempat viral itu," pungkas Dedi.

Halaman
12
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved