Bogor Dikepung Banjir dan Longsor, Ini Daftar 9 Kecamatan yang Rusak Akibat Bencana Alam
Longsor terjadi di beberapa titik termasuk meluapnya Sungai Ciliwung dan sungai lainnya hingga menyebabkan banjir.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWDBOGOR.COM - Sejak Kamis (25/4/2019) kemarin sore, cuaca buruk terus menerus melanda kawasan Bogor.
Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan Bogor dikepung bencana alam banjir dan longsor.
Longsor terjadi di beberapa titik termasuk meluapnya Sungai Ciliwung dan sungai lainnya hingga menyebabkan banjir.
Berdasarkan informasi sementara yang TribunnewsBogor.com himpun, sedikit ada 9 wilayah kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor yang dilanda bencana alam sejak Kamis (25/4/2019) tadi malam hingga Jumat (26/4/2019) sore.
1. Kecamatan Leuwiliang
- Longsor di Kampung Mekar Jaya, RT 03/09, Desa Cibeber 1, Kecamatan Leuwiliang merusak 3 rumah warga. Tidak ada korban jiwa.
- Longsor di Kampung Kalong Tonggoh, RT 01/04, Desa Kalong II, merusak bangunan sekolah dan rumah warga. Tidak ada korban jiwa.
- Banjir di Kampung Kalong, RT 06/01 Desa Kalong II menggenangi Ponpes An-Nida. Tidak ada korban jiwa.
2. Kecamatan Cigudeg
- Longsor menutup Jalan Raya Cigudeg Sukajaya, Tanjakan Cipanganten, Kampung Juga, RT 04/04, Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg. Sudah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa.
3. Kecamatan Nanggung
- Banjir melanda Kampung Liud, Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung pasca saluran air Citaruna meluap menggenangi pemukiman sebanyak 6 RT. Tak ada korban jiwa.
4. Kecamatan Cisarua
- Longsor terjadi di 3 titik kawasan Riung Gunung, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua dan 1 titik longsor sempat mengganggu arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak sehingga diberlakukan buka tutup jalur.
5. Kecamatan Megamendung.
- Longsor di Kampung Sirimpak, RT 02/05, Desa Megamendung merusak rumah dan turap menyebabkan jalan desa terputus. Remaja 15 sempat tertimbun longsor namun berhasil diselamatkan.
- 1 bangunan rumah di Kampung Sirnagalih, RT 1/1 Desa Megamendung, 4 rumah di Kampung Keramat, RT 05/04, Desa Cipayung Girang dan 3 rumah di Kampung Cipayung RT 01/01, Desa Cipayung Datar hanyut terbawa luapan air Sungai Ciliwung. Tak ada korban jiwa.
- Sebuah jembatan penghubung antara Kampung Cipayung Girang Desa Cipayung Girang Megamendung dengan Kampung Waru, Desa Kopo, Kecamatan Cisarua serta badan jalan di Kampung Cijulang, Desa Sukakarya rusak diterjang luapan air sungai. Tidak ada korban jiwa.
6. Kecamatan Sukaraja
- Jembatan penghubung Desa Cadas dengan Desa Citaringgul di Kampung Cadasngampar RT 07/02 hanyut terbawa luapan air Sungai Cikeas. Tak ada korban jiwa.
7. Kecamatan Cibinong
- 10 rumah warga di Kampung Nanggewer, Kelurahan Nanggewer rusak diterjang luapan air Sungai Cikeas. Tak ada korban jiwa.
8. Kecamatan Gunungputri
- Banjir dari luapan air Sungai Cikeas merendam perumahan Vila Nusa Indah 3 di Desa Bojongkulur, Vila Mahkota Pesona di Desa Bojongkulur dan Perum Cibubur City di Desa Nagrak. Tak ada korban jiwa.
9. Kecamatan Babakan Madang
- Banjir dari luapan air Sungai Cikeas melanda Kampung Legoknyenang, RT 01/04, Desa Kadumangu. 1 orang warga bernama Ame (80) meninggal setelah gagal menyelamatkan diri dari banjir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/banjir-di-cibinong-nangewer.jpg)