Breaking News:

Pemilu 2019

Keluarga Petugas Penyelenggaraan Pemilu yang Meninggal Akan Dapat Santuan Rp 50 Juta

Para petugas yang meninggal, kata dia, didata kemudian diserahkan KPU Provinsi untuk santunan tersebut.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
petugas Pemilu 2019 di Kota Bogor meninggal dunia 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor, Ummi Wahyuni mengatakan bahwa keluarga petugas penyelenggara yang meninggal usai bertugas akan mendapat santunan sebesar Rp 50 juta.

Santuan tersebut, kata dia, akan diberikan oleh pihak KPU.

"Santunan untuk yang meninggal Rp 50 juta per ahli waris, keluarga yang meninggal," kata Ummi Wahyuni, Senin (29/4/2019).

Para petugas yang meninggal, kata dia, didata kemudian diserahkan KPU Provinsi untuk santunan tersebut.

Sementara untuk petugas penyelenggara Pemilu yang jatuh sakit dan dirawat akan mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah.

"Santunan yang meninggal itu sudah kita data, nanti kita berikan ke KPU Provinsi karena santunannya semua dari KPU. Untuk yang sakit sudah disampaikan kepada Pemda untuk dicover di rumah sakit - rumah sakit yang ada di Kabupaten Bogor," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, KPUD Kabupaten Bogor mencatat bahwa petugas dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kabupaten Bogor yang meninggal sampai Senin (29/4/2019) ini sudah mencapai 11 orang.

Ke-11 orang ini di antaranya adalah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan petugas keamanan Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang rata-rata meninggal diduga karena kelelahan usai bertugas.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved