Breaking News:

Pemilu 2019

Kisah Pilu Gadis 13 Tahun Jadi Yatim Piatu Saat Pemilu 2019: 40 Hari Pasca Sang Ayah Meninggal

Anak usai 13 tahun ini menjadi yatim piatu setelah ibunya meninggal usai menjalankan tugas sebagai petugas KPPS di Kabupaten Madiun.

Surya.co.id
Alvi Nurrahma (13) anak anggota KPPS Supin Indarwati (37), tunjukan foto almarhum ibunya yang meninggal 

Ia menceritakan, mungkin ibunya sakit karena kelelahan saat bekerja menjadi anggota KPPS di TPS 06 Desa Pilangrejo.

Namun, selain itu ibunya juga memiliki riwayat diabetes.

Alvi Nurrahma
Surya.co.id
Alvi Nurrahma

"Dulu juga pernah seminggu sakit perut, tetapi cuma dirawat di rumah," katanya.

Alvi menuturkan, pada saat pencoblosan Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019), ibunya berangkat pukul 06.00 WIB, dan pulang Kamis (18/4/2019) pukul sekitar 02.30 dini hari.

Pagi, sehari setelah pencoblosan, ibunya sempat mengajaknya pergi mencari sarapan.

"Pagi setelah pencoblosan itu masih sehat, ngajak makan di luar beli bakso," katanya.

Terlahir Tajir, Reino Dijatah Rp 500 Ribu Sebulan Saat Sekolah, Suami Syahrini Terpaksa Jualan Rokok

Selain Jadi Artis, Ternyata Ammar Zoni Punya Ladang Uang Ini di Sumatera Barat

Setelah sarapan, ibunya kemudian mengajaknya ke TPS. Di sana, ibunya bersih-bersih TPS hingga pukul 13.00 WIB, kemudian pulang ke rumah untuk beristirahat.

Jumat (19/4/2019) siang, ibunya mengeluh sakit perut dan muntah-muntah. Begitu juga pada Sabtu (20/4/2019), ibunya masih muntah-muntah.

Setelah dua hari tak kunjung sembuh, Minggu (21/4/2019) ibunya dibawa ke Rumah Sakit Griya Husada, dan diberi obat oleh dokter.

Senin (22/5/2019) keesokan harinya ibunya dibawa ke rumah sakit Griya Husada, namun karena kamar rawat inap penuh, akhirnya ibunya dibawa ke RSUD dr. Soedono.

Halaman
123
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved