Bocah 5 Tahun Ini Tewas Dibunuh Orangtuanya, Pesan Terakhir: Mungkin Ibu Tak Bermaksud Menyakitiku

Bocah 5 tahun ini kerap disiksa oleh orangtuanya hingga sebabkan ia terbunuh meninggal dunia

Bocah 5 Tahun Ini Tewas Dibunuh Orangtuanya, Pesan Terakhir: Mungkin Ibu Tak Bermaksud Menyakitiku
Warta Kota/Istimewa
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tindak kekerasan orangtua kepada anak tampaknya semakin marak terjadi.

Bahkan, tak jarang tindakan tersebut berujung pada kematian sang buah hati.

Seperti halnya yang dialami oleh bocah malang berumur 5 tahun ini yang meninggal usai disiksa orangtuanya.

Beberapa bulan sebelum mayatnya ditemukan terkubur di kuburan yang dangkal, seorang anak laki-laki (5) dari Illinois, AS, sebenarnya telah mengungkapkan informasi tentang kemungkinan pelecehan yang dialaminya kepada dokter.

Reino Barack Kalungkan Tas Mewah Syahrini di Leher, Ternyata Punya Harga Fantastis

5 Kebiasaan Ini Bisa Membuatmu Alami Penuaan dini, Nonton Film Salah Satunya

Namun, catatan menunjukkan bahwa perkataannya saat itu tidak cukup jadi bukti tindakan untuk menempatkannya dalam perlindungan.

Dilansir dari Fox News, Andrew 'AJ' Freund ditemukan tewas pada hari Rabu beberapa mil dari rumahnya di Woodstock.

Pada 18 Desember 2018, AJ Freund dibawa ke dokter dan ditemukan memar besar di pinggul kanannya.

Ibunya, JoAnn Cunningham' berkata bahwa anjing mereka melompat ke arah bocah itu dan menyebabkan cedera, tetapi dokter masih curiga dengan keterangan itu.

Menurut catatan yang dirilis Jumat, AJ Freund kemudian memberi tahu dokter, "Mungkin seseorang memukulku dengan ikat pinggang. Mungkin ibu tidak bermaksud menyakitiku."

5 Zodiak Ini Terkenal Bebal dan Susah Diatur, Kamu Termasuk?

Jessica Mila: Berakting di Drama Radio Ternyata Tidak Semudah Seperti yang Dibayangkan

Departemen Pelayanan Anak dan Keluarga yang menyelidiki pengaduan pada 18 Desember 2018 mengatakan bahwa dokter tidak dapat menentukan bagaimana bocah itu mendapatkan memar yang cukup besar.

Halaman
12
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved