Breaking News:

Kasus Asusila Joni & Jeni Diputus Bebas, Ketua PN Cibinong Bogor Langsung Diganti

Ketua PN Cibinong kini dijabat oleh Irfanudin yang diketahui dilantik pada Selasa (30/4/2019) lalu di Pengadilan Tinggi Bandung.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ketua Pengadilan Negeri Kelas 1A Cibinong, Irfanudin. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Cibinong langsung diganti pasca permasalahan terdakwa yang diputus bebas dalam kasus asusila dikenal istilah nama samaran korban Joni & Jeni beberapa waktu lalu.

Penggantian Ketua PN Cibinong ini dilakukan setelah ketua PN sebelumnya berinisial LJ dinilai lalai sebagai pimpinan oleh Mahkamah Agung (MA) dan akhirnya diberi sanksi bersama tiga hakim yang terlibat perkara Joni & Jeni.

Ketua PN Cibinong kini dijabat oleh Irfanudin yang diketahui dilantik pada Selasa (30/4/2019) lalu di Pengadilan Tinggi Bandung.

Irfanudin mengatakan bahwa permasalahan oknum hakim yang diduga melakukan pelanggaran dalam menyelesaikan perkara di PN Cibinong ini sudah dalam tahap penanganan kasasi di MA.

"Perkara itu sendiri saat ini dalam proses pengajuan kasasi dan kasasi ini diajukan pada tanggal 9 April dan berkas sudah dikirim tanggal 30 april yang lalu sehingga penanganannya sekarang di tahap kasasi di MA. Jadi mengenai penangannnya sekarang sudah di MA," kata Irfanudin saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (2/5/2019).

Diberitakan sebelumnya, seorang terdakwa kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur berinisial HI (41) diputus bebas dalam Sidang Putusan Di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Kabupaten Bogor pada 25 Maret 2019 lalu.

Dinilai ada kejanggalan terhadap putusan hakim ini, perkara ini dimuat dalam petisi dengan nama samaran korban bernama Joni (14) dan Jeni (7) di situs petisi Change.org.

Mencuatnya perkara ini pun memicu para mahasiswa untuk berunjuk rasa di depan PN Cibinong pada Senin (29/4/2019) yang diwarnai adu dorong antara mahasiswa dan polisi serta pembakaran ban di Jalan Tegar Beriman.

Setelag Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA), kemudian MA memanggil 3 hakim yang terlibat yakni CG, RAR dan MAA untuk diperiksa termasuk Ketua PN Cibinong berinisial LJ sebagai pimpinan yang bertanggung jawab atas dugaan pelanggaran ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved