Pilpres 2019

Habib Rizieq Shihab Minta Situng Real Count Distop, KPU: Kami Tak Akan Tunduk Kepada 01 dan 02 !

Habib Rizieq Shihab memberi usulan kepada BPN Prabowo-Sandi untuk mendesak KPU RI segera menghentikan Real Count

Habib Rizieq Shihab Minta Situng Real Count Distop, KPU: Kami Tak Akan Tunduk Kepada 01 dan 02 !
Kolase Instagram
Habib Rizieq Shihab mengimbau kepada WNA tidak mendekati TPS, kecuali pemantau 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab memberi usulan kepada Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandi untuk mendesak KPU RI segera hentikan Perhitungan suara atau Situng Real Count alias hitung cepat resmi mereka.

Menanggapinya, Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan menegaskan pihaknya tidak akan pernah tunduk pada pihak manapun, dan tak mempan dengan ancaman atau tekanan apapun.

Wahyu juga tegas mengatakan bahwa pernyataan dirinya ini bukan hanya wacana belaka, tapi akan dibuktikan ke depan.

"KPU tidak akan tunduk dan pihak mana pun. Itu prinsip, dari pihak mana pun kami tidak akan tunduk, dan kami akan membuktikan itu," ujar Wahyu di KPU RI, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019), sebagaimana dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribunnews.com.

"Jangan menekan menekan KPU, karena KPU tidak bisa ditekan oleh siapapun," imbuh dia.

Habib Rizieq Sebut Klaim Kemenangan Prabowo Logis dan Realistis: Karena Dasarnya Betul-betul Kuat

Habib Rizieq Klaim Prabowo Akan Menang 60%, Gus Nadir Bereaksi : Monggo Disimpulkan

Data Masuk 47.98% Real Count KPU di Bekasi : Prabowo-Sandi 55.79% , Jokowi-Maruf 44.21%

Lebih lanjut kata Wahyu, KPU merupakan lembaga penyelenggara Pemilu yang tidak akan tunduk oleh pesertanya.

Mereka hanya patuh dan menjalankan aturan sesuai perundang-undangan yang berlaku.

"Kami juga tidak akan tunduk kepada 01 dan 02 dan siapapun. KPU hanya bertunduk kepada Undang-Undang," jelas dia.

Habib Rizieq Shihab ingatkan WNA untuk tidak mendekati TPS, kecuali bertugas sebagai pemantau
Habib Rizieq Shihab ingatkan WNA untuk tidak mendekati TPS, kecuali bertugas sebagai pemantau (Instagram)

Wahyu meminta kepada semua pihak baik peserta Pemilu maupun kelompok masyarakat lainnya agar memberikan kesempatan KPU bekerja dengan sebaik-baiknya.

"Kita minta pada semua pihak untuk memberikan kesempatan pada KPU bekerja dengan sebaik-baiknya," ungkap Wahyu.

TGB Sebut Kubu Prabowo-Sandi Terlalu Banyak Prasangka Pada Luhut, Yusuf Martak Langsung Istigfar

TGB Akui Jokowi Sempat Didesak Umumkan Kemenangan, Tim Prabowo :Kami Dengar 01 Akan Deklarasi Duluan

Sebelumnya, pernyataan Rizieq Shihab soal usulan mendesak KPU hentikan Real Count ini disampaikan oleh Ketua Penanggung Jawab Ijtimak Ulama III, Yusuf Muhammad Martak, di Hotel Lor In, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/5/2019) kemarin.

Sepenuturan Yusuf, pesan Rizieq Shihab tersebut guna mencegah timbulnya opini buruk di masyarakat. Bila tidak di setop, ia khawatir Real Count KPU malah membingungkan publik luas tentang gambaran hasil Pemilu 2019.

"Jadi habib menyarankan agar BPN segera ke Bawaslu dan kita kawal ke KPU agar BPN itu menghentikan Real Count agar tidak membentuk opini yang jelek di masyarakat, yang akhirnya membingungkan masyarakat, itu yang jadi bahaya," ujar Yusuf di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, kemarin. 

(*)

Penulis: Danang Triatmojo

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved