Breaking News:

Pilpres 2019

TGB Akui Jokowi Sempat Didesak Umumkan Kemenangan, Tim Prabowo :Kami Dengar 01 Akan Deklarasi Duluan

Menurutnya, jika pihak Jokowi memang ingin bertemu, kenapa bukan sosok ulama seperti TGB saja yang menjadi utusannya.

Kompas.com
Dua pasangan capres-cawapres, Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menghadiri deklarasi kampanye damai di Lapangan Silang Monas, (KOMPAS.com/ABBA GABRILIN) 

"Pada hari, ya sekitar jam 4 jam 5 lah," jawab TGB.

Pertanyaan yang diajukan Yusuf Muhammad Martak itu rupanya beralasan.

Sebab diakuinya, tim Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mendengar pada hari yang sama bahwa kubu Jokowi dan Maruf Amin akan mendeklarasikan kemenangan.

Karenanya, usai mendengar kabar tersebut, tim Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pun bergegas untuk mendeklarasikan kemenangan terlebih dahulu.

"Jam 3 sore kami mendengar 01 Jokowi akan mendeklarasikan kemenangan. Maka dari itu kami segera, saat itu juga begitu mendengar berita saya bersama Pak Prabowo ke depan prescon deklarasi. Kan tadi saya tanya jam berapa,"

"(Jadi ingin mendahului ?) Karena kami dengar mereka akan mendeklarasikan dulu," jelas yusuf Muhammad Martak.

Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno didampingi para petinggi partai pendukung saat mendeklarasikan kemenangan terkait penyelenggaraan Pilpres 2019 di kediamannya Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019). Prabowo Subianto ditemani Sandiaga Uno kembali menyatakan kemenangannya sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024 berdasarkan perhitungan lebih dari 62 persen hitungan real count internal pada pemilu 2019. Tribunnews/Jeprima
Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno didampingi para petinggi partai pendukung saat mendeklarasikan kemenangan terkait penyelenggaraan Pilpres 2019 di kediamannya Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019). Prabowo Subianto ditemani Sandiaga Uno kembali menyatakan kemenangannya sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024 berdasarkan perhitungan lebih dari 62 persen hitungan real count internal pada pemilu 2019. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Pengakuan yang diucap Yusuf Muhammad Martak itu pun langsung dibantah TGB.

Kepada tim Prabowo Subianto, TGB menyebut bahwa tidak pernah ada niatan dari Jokowi untuk mendeklarasikan kemenangan saat itu.

TGB berani mengakui hal tersebut sebab dirinya saat itu berada di ruangan yang sama dengan Jokowi.

"Saya berada di ruangan itu Pak Yusuf. Saya tahu persis, tidak ada itu," pungkas TGB.

AHY Bertemu Jokowi di Istana, Prabowo Batal Jenguk Ibu Ani - Ini Reaksi Partai Gerindra dan Sandiaga

Debatkan Orde Baru & Prabowo, Najwa Shihab Pegang Tangan Adian & Arief Poyuono, Eggi Sudjana: Norak!

Halaman
1234
Penulis: khairunnisa
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved