Puasa di Penjara, Vanessa Angel Sedih Teringat Almarhum Ibunya

VA ditetapkan sebagai tersangka dalam rangkaian pengungkapan kasus prostitusi online yang diungkap Polda Jawa Timur di Surabaya pada 5 Januari lalu.

Puasa di Penjara, Vanessa Angel Sedih Teringat Almarhum Ibunya
KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL
Artis VA dalam sidang lanjutan perkara kesusilaan di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (6/5/2019) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tersangka kasus prostitusi "online", artis Vanessa Angel, mengaku sedih menjalani puasa di penjara.

Vanessa Angel mengaku teringat almarhum ibunya.

"Kalau menjelang bulan puasa biasanya aku nyekar ke makam mama," kata Vanessa Angel sambil mengusap air matanya di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (6/5/2019).

Selama hidupnya, Vanessa Angel mengaku baru kali ini menjalani puasa di dalam penjara.

Namun, Vanessa Angel tetap yakin puasanya akan lancar meski di dalam penjara.

"Insya Allah lancar. Ini pertama kali aku berpuasa di penjara," ucapnya.

Senin siang, Vanessa Angel kembali menjalani persidangan tertutup lanjutan perkara pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 27 Ayat 1 tentang Kesusilaan.

Vanessa Angel ditetapkan sebagai tersangka dalam rangkaian pengungkapan kasus prostitusi online yang diungkap Polda Jawa Timur di Surabaya pada 5 Januari lalu.

Dari hasil pemeriksaan digital forensik, Vanessa Angel diduga terlibat dalam penyebaran atau transmisi konten asusila melalui media elektronik.

Vanessa Angel diduga melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 27 Ayat 1 tentang Kesusilaan, dengan ancaman 6 tahun penjara. Awalnya Vanessa Angel ditahan di tahanan Mapolda Jawa Timur pada pertengahan Januari lalu.

Vanessa Angel kemudian dipindahkan ke Rutan Kelas I Surabaya Medaeng pada 29 Maret lalu.

Vanessa Angel telah beberapa kali menghadiri persidangan sebagai saksi atas kasus mucikarinya.

Penulis : Kontributor Surabaya, Achmad Faizal

(Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menjalani Puasa di Penjara, Artis Vanessa Angel Sedih Teringat Almarhum Ibunya")

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved