Breaking News:

Beredar Info Kurma Impor Mengandung Virus Corona dari Kelelawar, Kemenkominfo Tegaskan Itu Hoaks

Dalam postingan seorang pengguna Facebook pada 2 Mei 2019, dituliskan kalau orang harus berhati-hati untuk mengonsumsi kurma.

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Beragam jenis kurma di toko yang berada di Empang 

Dikutip dari doktersehat.com, Virus corona atau coronavirus memiliki nama lengkap Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV).

Virus ini baru ditemukan pada Maret 2012 di Saudi Arabia.

Virus ini bisa menyebabkan sindrom pernapasan yang ringan ataupun berat.

Telah banyak penelitian yang dilakukan untuk mengetahui bagaimana penularan dari penyakit ini, namun kebanyakan mengarah ke hewan khas Timur Tengah, unta.

Hanya saja, belum jelas bagaimana mekanisme penularan virus ini dari hewan ke manusia.

unta
unta (Google images)

Masalahnya adalah jika kita berada di dalam satu ruangan bersama dengan orang-orang yang menderita penyakit ini dan kemudian mereka batuk-batuk atau bersin, bisa jadi kita akan tertular.

Karena alasan inilah, para perawat rumah sakit hingga orang-orang yang bepergian ke negara-negara Timur Tengah disarankan untuk melakukan tindakan pencegahan atau menjaga kondisi kesehatannya demi mencegah penularan penyakit ini.

Mengenal gejala, pencegahan, dan pengobatan MERS-CoV

Mereka yang sudah terpapar MERS-CoV akan mengalami gejala kesehatan layaknya demam, batuk, sesak napas, diare, mual-mual, dan muntah.

Jika tidak ditangani dengan baik, mereka akan lebih rentan terkena pneumonia dan gagal ginjal yang bisa memicu kematian.

Dokter Amerika Serikat Pakai Virus Polio Untuk Obati Kanker Otak

Mahasiswa IPB Manfaatkan Tiga Ekstrak Daun Ini untuk Menekan Virus pada Tanaman Oyong

Halaman
1234
Penulis: yudhi Maulana
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved