Breaking News:

Ramadan 2019

HOAKS: Kurma Disebut Mengandung Virus Corona dari Kelelawar, Ini Fakta Aslinya !

Beredar luas di media sosial dan aplikasi pesan WhatsApp, kurma disebut mengandung virus corona yang ditularkan melalui kelelawar.

(Facebook: Zulfikri Kuala)
Hoaks pesan berisi kurma yang mengandung virus corona yang ditularkan oleh kelelawar. 

Hal ini diketahui ketika mengisolasi virus yang ada pada Kelelawar, salah satunya virus corona.

Menurut dr Siti, virus corona ini memiliki banyak bentuk, seperti Severe Acute Respiratory Syndrom (SARS) dan Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV).

Ghofur, penjual Kurma dan oleh-oleh haji di Blok C Pasar Tanah Abang mengatakan itu tergantung kebutuhan si pembeli. Lebih dari 11 jenis kurma ditawarkan di salah satu penjual kurma, Pasar Tanah Abang Blok C, Rabu (23/5/2018).
Ghofur, penjual Kurma dan oleh-oleh haji di Blok C Pasar Tanah Abang mengatakan itu tergantung kebutuhan si pembeli. Lebih dari 11 jenis kurma ditawarkan di salah satu penjual kurma, Pasar Tanah Abang Blok C, Rabu (23/5/2018). ((KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA))

Dua penyakit yang disebabkan oleh virus corona ini yang menyerang saluran pernafasan dengan cepat.

"Penyakit yang disebabkan virus MERS-CoV dan virus SARS bisa menular melalui udara, sehingga bisa dengan mudah menular ke banyak orang. Jadi, tidak menular melalui makanan seperti kurma," ujar dr Siti.

Selain itu, dr Siti juga mengungkapkan bahwa ada penyakit virus corona pada Kelelawar dan virus corona pada manusia.

Namun, virus corona pada Kelelawar bukan menyebabkan infeksi virus corona pada manusia.

Adapun hingga saat ini belum ada bukti yang kuat bahwa manusia terinfeksi dari Kelelawar yang mengandung virus corona.

Namun, teori yang ada menyebutkan bahwa virus ini berpindah ke binatang lain seperti unta pada contoh kasus penyebaran virus MERS-CoV.

"Di Indonesia ada dua spesies Kelelawar yang menjadi reservoir penyakit japanese encephalitis (JE), nipah virus, lyssa virus, dan hendra virus. Jadi belum ada bukti virus corona dari Kelelawar menginfeksi manusia. Jenis bisa sama, tapi ini tidak menginfeksi manusia," ujar dr Siti.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "[HOAKS] Kurma Timur Tengah Mengandung Virus Corona dari Kelelawar", 
Penulis : Retia Kartika Dewi
Editor : Bayu Galih

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved