Breaking News:

Kasus Habib Bahar bin Smith

Saksi di Sidang Habib Bahar bin Smith Mengaku Urunan Rp 4 Juta untuk Tiket Pulang Bahar Palsu

MKU dan CAJ ini awal bertemu dengan Hamid di Kuta, Bali, keduanya kemudian dibawa Hamid ke tokonya.

Editor: Vivi Febrianti
Kompas.com
Bahar bin Smith keluar dari ruang sidang dikawal petugas keamanan.(KOMPAS.com/AGIEPERMADI) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Saksi meringankan dihadirkan Kuasa Hukum terdakwa Habib Bahar bin Smith di Persidangan dugaan penganiayaan yang digelar di Kantor Dinas Perpustakaan Dan Arsip Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/5/2019).

Dua saksi yang dihadirkan yakni Hamid Isnaeni dan Nurcholis, keduanya bertemu korban MKU yang mengaku sebagai Alatos dan CAJ yang mengaku Bahar saat di Bali.

MKU dan CAJ ini awal bertemu dengan Hamid di Kuta, Bali, keduanya kemudian dibawa Hamid ke tokonya.

Di sana mereka pun berbincang, soal tujuan MKU dan CAJ ke Bali hingga soal mereka kehilangan uang Rp 6 juta.

"Keduanya ngaku kehilangan uang Rp 6 juta," katanya.

Saat Itu Hamid berprasangka baik terhadap keduanya, sehingga ia mempercayai dua pemuda itu.

Hamid juga mengantarkan keduanya untuk menginap di hotel dan membiayai penginapannya itu.

Esoknya, Hamid menjemput keduanya untuk Shalat Jumat dan mengenalkannya dengan rekan-rekannya seusai shalat.

Saat itulah, Hamid dan rekannya Nurcholis berinisiatif untuk mengajak rekan lainnya urunan untuk tiket pulang dua pemuda yang mengaku sebagai habib tersebut.

"Saya bersama teman urunan. Terkumpul Rp 4 juta buat buat beli tiket pesawat. Setelah itu saya antar ke bandara," kata Hamid.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved