Pilpres 2019

Yunarto Sebut Pecahnya Koalisi Dilihat Setelah 22 Mei, Andre Rosiade Sindir Sosok 'Banci Tampil'

Menurut Yunarto Wijaya, kesolidan dalam koalisi sesungguhnya akan terlihat usai tanggal 22 Mei 2019.

Yunarto Sebut Pecahnya Koalisi Dilihat Setelah 22 Mei, Andre Rosiade Sindir Sosok 'Banci Tampil'
Kolase Youtube channel Kompas tv
Yunarto Wijaya, Ade Rosiade 

"Kalau bung Andre optimis terus lah, caleg suara terbesar. Yang terkait dengan koalisi polanya kita baru bisa berbicara mengenai koalisi solid atau tidaknya, terutama pihak yang katakanlah berpotensi kalah, pasca penetapan hasil dari KPU," ucap Yunarto Wijaya.

Andre Rosiade, Yunarto Wijaya
Andre Rosiade, Yunarto Wijaya (Youtube channel Kompas tv)

Yunarto Wijaya juga memaparkan bahwa soal koalisi akan terpecah atau tidak akan ketahuan usai pembagian mengenai kekuasaan sudah jelas.

"Apakah pihak-pihak yang tidak kebagian kekuasaan akan tetap bertahan atau kemudian ingin bergabung dengan sistem kekuasaan," pungkas Yunarto Wijaya.

Lebih lanjut, Yunarto Wijaya juga menyoroti perihal adanya dua partai yang sepertinya sedang mengindikasikan untuk pindah haluan dari koalisi Prabowo-Sandi.

Mahfud MD Sebut Kemenangan Jokowi Sulit Dibalik, Fadli Zon Bantah, Yunarto Wijaya : Mending Jelasin

Fadli Zon Bantah Mahfud MD Sebut Kemenangan Jokowi Sulit Dibalik, Yunarto Wijaya Minta Jelaskan Ini

Tak hanya itu, Yunarto Wijaya juga memaparkan penyebab dari partai yang hendak pindah haluan tersebut.

Menurut Yunarto Wijaya, penyebabnya tak lain adalah karena adanya klaim kemenangan yang telah dilayangkan kubu Prabowo-Sandi sebesar 62% di Pilpres 2019.

"Tapi yang menarik sekarang statement dari tokoh partai terutama Demokrat dengan PAN seperti mengindikasikan sebelum 22 Mei pun mereka mengambil sikap berbeda. Ini akibat dari polemik pengakuan kemenangan Prabowo jauh hari 62%. Lalu kemudian mengatakan quick count pasti salah, situng KPU bermasalah," ungkap Yunarto Wijaya.

Mendengar tanggapan Yunarto Wijaya, Andre Rosiade pun lantas membalasnya.

Menurut Andre Rosiade, koalisi partai pendukung Prabowo-Sandi hingga saat ini masih solid.

Meski begitu, Andre Rosiade mengaku bahwa koalisi Adil Makmur tidak akan memaksa partai pendukung untuk tetap ada di kubu Prabowo-Sandi.

Halaman
1234
Penulis: khairunnisa
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved