ICW Setuju KPK Angkat 21 Penyidik Baru dari Unsur Internal

Lembaga antikorupsi melatih 21 orang itu untuk dipersiapkan menjadi penyidik sejak 11 Maret hingga 13 April 2019.

ICW Setuju KPK Angkat 21 Penyidik Baru dari Unsur Internal
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Gedung Baru Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Pelantikan penyidik baru oleh KPK menuai polemik di internal komisi antirasuah.

Muncul surat terbuka dan poster-poster yang mempertanyakan pelantikan tersebut. Surat terbuka dan poster menyebut pelantikan itu menyalahi prosedur.

Sebagaimana diketahui, KPK melantik 21 penyelidik menjadi penyidik KPK pada Selasa (23/4).

Para penyelidik berasal dari pegawai internal KPK. Lembaga antikorupsi melatih 21 orang itu untuk dipersiapkan menjadi penyidik sejak 11 Maret hingga 13 April 2019. Pelatihan dilakukan di Jakarta dan Bandung.

"Di sini sikap ICW (Indonesian Corruption Watch) dan koalisi sebenernya mendukung KPK untuk mengangkat 21 penyidik baru, karena ini suplemen bagi pemberantasan korupsi kedepan," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana di kantornya, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (12/5/2019).

ICW kata Kurnia, sangat menyayangkan sikap penolakan yang berasal dari dalam tubuh KPK sendiri. Karena menurutnya, KPK saat ini tengah kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Ada protes internal KPK ketika pengangkatan 21 penyidik baru, ini kita anggap sebagai tindakan yang aneh di internal KPK, karena KPK selama ini mengeluh kekurangan SDM," katanya.

"Tapi KPK dihadapkan dengan perkara yang cukup banyak, perkara besar, e-KTP, Century, BLBI, dan di sisi lain ada OTT, sudah pasti konsentrasi akan terpecah. Tapi ketika ada pengangkatan penyidik itu malah diprotes oleh beberapa internal KPK," Kurnia heran.

Diberitakan, surat terbuka yang tersebar di kalangan pegawai menuding penambahan pegawai itu politis agar menghilangkan ketergantungan penyidik dari unsur kepolisian.

Selain itu, surat terbuka juga menyatakan pengangkatkan itu dilakukan tanpa tes sehingga tidak sesuai dengan Peraturan Pimpinan KPK Nomor 1 tahun 2019 tentang Penataan Karier di KPK.

Narasi penolakan juga dimunculkan lewat poster-poster yang ditempel di beberapa sudut di Gedung KPK. Beberapa poster, bertuliskan ‘peyidik ilegal’ dan ‘siap-siap praperadilan’.

(Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama) 

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved