Komentar Tak Diduga Jokowi Tanggapi Pemuda yang Ancam Penggal Kepalanya, Kini Terancam Hukuman Mati

Pemuda berinial HS yang mengancam memenggal Jokowi itu pun saat ini sudah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan.

Komentar Tak Diduga Jokowi Tanggapi Pemuda yang Ancam Penggal Kepalanya, Kini Terancam Hukuman Mati
Kolase Tribun Bogor/Kompas.com/twitter
HS (kiri) - Presiden Jokowi (kanan) 

Komentar Tak Diduga Jokowi Tanggapi Pemuda yang Ancam Penggal Kepalanya, Kini Terancam Hukuman Mati

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) akhirnya buka suara terkait pemuda yang mengancam akan memenggalnya.

Pemuda berinial HS yang mengancam memenggal Jokowi itu pun saat ini sudah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan.

Seperti diketahui, ucapan pemuda berusia 25 tahun dalam video ketika aksi demo pun viral di media sosial karenan mengancam memenggal Jokowi

HS yang diamankan pada Minggu (12/5/2019) pagi di rumah saudaranya di Parung, Kabupaten Bogor ini mengancam akan memenggal Jokowi dalam videonya tersebut.

Bahkan saat ini, HS terancam hukuman mati lantaran perbuatannya mengancam seorang kepala negara.

Mengutip Tribunnews.com, HS diancam dengan pasal makar karena dianggap telah mengancam keamanan negara dan mempunyai niat untuk membunuh kepala negara.

"Tersangka dijerat Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP, Pasal 336 dan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik karena yang bersangkutan diduga melakukan perbuatan dugaan makar dengan maksud membunuh dan melakukan pengancaman terhadap presiden," ujar Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary Syam Indradi, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Pemuda yang mengaku asal Poso ancam penggal kepala Jokowi. (Twitter @yusuf_dumdum)
Pemuda yang mengaku asal Poso ancam penggal kepala Jokowi. (Twitter @yusuf_dumdum) (Twitter @yusuf_dumdum)

Dalam pasal 104 KUHP disebutkan perbuatan makar dengan maksud untuk membunuh, atau merampas kemerdekaan, atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

Ade mengungkapkan, saat ini HS masih dimintai keterangan secara intensif guna mengetahui maksud dan motif ancaman terhadap presiden tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved