Komentar Tak Diduga Jokowi Tanggapi Pemuda yang Ancam Penggal Kepalanya, Kini Terancam Hukuman Mati

Pemuda berinial HS yang mengancam memenggal Jokowi itu pun saat ini sudah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan.

Komentar Tak Diduga Jokowi Tanggapi Pemuda yang Ancam Penggal Kepalanya, Kini Terancam Hukuman Mati
Kolase Tribun Bogor/Kompas.com/twitter
HS (kiri) - Presiden Jokowi (kanan) 

Tindakannya juga dilaporkan Relawan pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam organisasi Jokowi Mania. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan ia dikenakan pasal makar karena dianggap mengancam keamanan negara.

"Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 104 KUHP," kata Argo lewat pesan singkat, Minggu.

Pasal 104 KUHP berbunyi, "Makar dengan maksud untuk membunuh, atau merampas kemerdekaan, atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun." Selain dikenakan pasal makar, HS, juga dikenakan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). "Pasal 27 Ayat (4) juncto Pasal 45 Ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE," kata Argo.

Dalami Hubungan dengan Kelompok Poso

Polisi masih melakukan pendalaman terhadap motif dari HS, tersangka makar yang melakukan ancaman untuk memenggal Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam video yang tersebar di media massa, HS mengaku berasal dari Poso, Sulawesi Tengah.

Namun ternyata selama ini, HS berdomisili di Palmerah, Jakarta Barat.

Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary Syam Indradi, mengatakan pihaknya masih mendalami hubungan HS dengan kelompok di Poso.

"Masih didalami (hubungan dengan kelompok Poso)," ujar Ade di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Polisi menampilkan foto tersangka yang mengancam memenggal kepala Presiden Joko Widodo berinisial HS (25) di Polda Metro Jaya, Senin (13/5/2019).
Polisi menampilkan foto tersangka yang mengancam memenggal kepala Presiden Joko Widodo berinisial HS (25) di Polda Metro Jaya, Senin (13/5/2019). (KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA)

Sementara untuk motif dari pelaku, polisi masih melakukan interogasi secara mendalam terhadap HS.

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved