Teroris di Bogor

Anak Buah Terduga Teroris Pak Jenggot Ditangkap Saat Beli Kurma di Ciomas Bogor

Anak buah Pak Jenggot ini tangkap saat tengah membeli kurma di Toko Herbal Pak Ustman pada Jumat (17/5/2019) sekitar pukul 13.00 WIB.

Anak Buah Terduga Teroris Pak Jenggot Ditangkap Saat Beli Kurma di Ciomas Bogor
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Lokasi penangkapan terduga teroris berinisial S di Jalan Kapten Yusuf, Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIOMAS - Pria terduga teroris berinisial S yang diduga terkati dengan penangkapan terduga teroris ED alias Pak Jenggot ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 di Jalan Kapten Yusuf, Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Terduga teroris ini ditangkap beberapa jam sebelum Pak Jenggot dibekuk.

Anak buah Pak Jenggot ini tangkap saat tengah membeli kurma di Toko Herbal Pak Ustman pada Jumat (17/5/2019) sekitar pukul 13.00 WIB.

"Ditangkep pas abis Jumatan. Dia di sini pas lagi dilayanin, dia beli kurma 1/5 Kg. Terus tiba-tiba ditangkap," kata salah satu penjaga toko tersebut, Yandi (21) kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (19/5/2019).

Ia mengaku tak menyangka bahwa yang terjadi adalah sebuah penangkapan.

Sebab, sejumlah anggota Densus 88 yang melakukan penangkapan itu pun datang mengenakan pakaian baju bebas.

"Gak nyangka, kirain berantem, tapi akhirnya diborgol, dinaikin ke mobil," kata Yandi.

Yandi mengaku tak mengenal sama sekali siapa sosok S sebab pria terduga teroris ini termasuk cukup jarang berbelanja ke toko herbal tersebut.

Setelah penangkapan, sore harinya kata Yandi, Toko Herbal tersebut langsung ramai didatangi petigas kepolisian dan TNI.

Diberitakan sebelumnya, terduga teroris berinisial E alias AR alias Pak Jenggot (51) yang diamankan Densus 88 Antiteror di Kampung Nanggewer, RT 02/03, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor diduga terlibat jaringan ISIS.

Kapolres Bogor AKBP A.M Dicky mengatakan pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti beberapa bahan baku dan bahan jadi peledak yang dibuat secara rumahan.

"Antara lain adalah TATP dan Nitrogliserin kemudian kita juga temukan beberapa panci, paku-paku termasuk juga buku-buku pembuatan bom dan buku-buku doktrin jihadis yang kita temukan di TKP," kata Dicky dalam keterangannya, Jumat (17/5/2019) malam.

Sehari setelah melakukan penangkapan terhadap E alias AR alias Pak Jenggot (51), Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror melakukan olah tempat kejadian perkara.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved