Breaking News:

Teroris di Bogor

Pak Jenggot, Tukang Parkir Terduga Teroris Siapkan Bom 22 Mei, Sikap Berubah Sejak Kenal Orang Ini

Ketua RW setempat M Sobari mengatakan Pak Jenggot selama ini berprofesi sebagai tukang parkir

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
polisi berjaga di sekitar lokais penangkapan terduga teroris Pak Jenggot 

"Gak nyangka saya, dari kesehariannya dia orangnya baik, tidak menonjolkan itikad jelek, gak ada. Ibadahnya kalau dilihat dari karakternya dia sangat tekun," ungkapnya.

Deni keponakan terduga teroris yang ditangkap di Bogor
Deni keponakan terduga teroris yang ditangkap di Bogor (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

 Warga Gak Nyangka, Tukang Parkir Baik Itu Ternyata Teroris

 Densus 88 Anti Teror Polri Menggelar Olah TKP di Kediaman Terduga Teroris di Bogor

Berubah jadi sosok yang alim

Yus Arif Rahman (50), mengatakan, selama ini sifat Pak Jenggot berubah drastis setelah memiliki teman-teman baru yang kerap diajaknya ke rumah.

"Teman-temannya memang ada yang baru dari luar cuma saya enggak kenal, pakaiannya rapi gitu, satu dua dibawa, kadang orangnya beda-beda," ucapnya.

Sebagai teman dekat, Yus awalnya bersyukur melihat perubahan yang begitu drastis.

 Terduga Teroris di Bogor Jarang Berinteraksi, Drastis Berubah dari Nakal Jadi Alim

Petugas mengamankan barang bukti dari rumah terduga tertoris di Kampung Nanggewer, RT 02/03, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (17/5/2019)
Petugas mengamankan barang bukti dari rumah terduga tertoris di Kampung Nanggewer, RT 02/03, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (17/5/2019) (Dokumentasi Humas Polres Bogor)

Padahal dulunya AR dikenal nakal oleh rekannya.

Sejak saat itulah, Yus sudah tak merasa nyaman ingin menegur teman sebayanya tersebut.

"Kenal dari dulu, cuman semenjak berubah jadi alim (hijrah) sejak 6 tahun belakangan ini sudah enggak ngobrol lagi, padahal dulu pas lagi nakal-nakalnya, kalau dia lagi mabuk teman di sini pada takut karena rusuh, cuman saya yang berani ngajak dia ngobrol," ungkapnya.

Pecahan Kelompok JAD

Karopemnas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan terduga teroris Pak Jenggot yang ditangkap Densus 88 bukan berasal dari jaringan JAD

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved