Breaking News:

Teroris di Bogor

Pak Jenggot, Tukang Parkir Terduga Teroris Siapkan Bom 22 Mei, Sikap Berubah Sejak Kenal Orang Ini

Ketua RW setempat M Sobari mengatakan Pak Jenggot selama ini berprofesi sebagai tukang parkir

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
polisi berjaga di sekitar lokais penangkapan terduga teroris Pak Jenggot 

"Bahwa kelompok yang terungkap ini tentu berbeda dengan JAD Bekasi, JAD Lampung, JAD Jawa Tengah. Kelompok ini pecahan JAD tapi terbilang lebih militan," ucapnya.

 Terduga Teroris yang Ditangkap di Cibinong Berprofesi Tukang Parkir, Dirumahnya Ada Alat Perakit Bom

Karopemnas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo
Karopemnas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo (TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne)

Dedi Prasetyo menambahkan Pak Jenggot termasuk kelompok Virgi Abu Hamzah yang terbilang terstruktur dan militan.

"Kelompok ini jaringan terorisme yang terstruktur lebih dikenal namanya dengan Virgi Abu Hamzah. Pengikutnya Abu Hamzah, Abu Hamzah sendiri masih ada di Syiria dan kelompok ini memiliki rekam jejak aksi terorisme dengan cash yang terjadi, yang pertama ia melakuan serangan terorisme dengam sasaran adalah Mapolres Surakarta. Dan kelompok ini juga melakukan aksi-aksi di Indonesia, termasuk jejaringnya mereka adalah mujahidin Indonesia Timur kelompok Santoso yang ada di Poso. Kelompok ini terkoneksi kesana," jelasnya.

 Terduga Teroris Yang Diamankan Densus 88 di Cibinong Bogor Diduga Terlibat Jaringan ISIS

Siapkan Bom diduga untuk 22 Mei Depan KPU

Karopemnas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan terduga teroris Pak Jenggot yang ditangkap Densus 88 memiliki kemampuan merakit Bom berdaya ledak besar.

"Kemampuan E sama seperti kelompok JAD Lampung JAD Bekasi untuk merakit Bom dan kemampuan merakit bomnya jauh lebih tinggi dari saudara Amir di Bekasi," ujarnya.

Tak hanya itu, terduga teroris yang kesehariannya berprofesi sebagai juru parkir ini rupanya telah melakukan beragam ekperimen, termasuk memiliki laboratorium untuk membuat Bom.

Karopemnas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di lokasi penangkapan Pak Jenggot
Karopemnas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di lokasi penangkapan Pak Jenggot (TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne)

"Berbagai senyawa telah mereka coba. Ia juga punya laboratorium untuk membuat Bom. Ini labnya dan alat ukurnya telah disiapkan
Perangkat Bom, ada panci vakum, penanak nasi yang digunakan sebagai media Bom berdaya ledak tinggi," jelasnya.

 Pak Jenggot Ahli Merakit Bom, Siapkan Aksi untuk Tanggal 22 Mei di Depan KPU

Selain itu, Pak Jenggot beserta kelompoknya memang telah menyiapkan beberapa agenda peledakan, termasuk melakukan peledakan pada saat 22 Mei 2019 mendatang

Dedi Prasetyo mengatakan, enam Bom yang disita saat penangkapan akan diledakkan pada 22 Mei untuk menunjukkan eksistensi mereka kepada dunia internasional. Enam Bom tersebut memiliki daya ledak tinggi (high explosive).

"Sebut mereka thogut, yang dimaksud adalah kepolisian yang sedang saya jalankan tugas. Kemudian yang kedua adalah mereka akan menyasar kerumitan masa depan jika ada di tanggal 22 Mei di depan KPU. Mereka mengikuti dinamika perkembangan saat ini," ucapnya.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy/Yudistira Wanne/Kompas.com

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved