Niat Beli Motor RX-King Untuk Lebaran, Pria Di Bogor Malah Kena Tipu

Setelah melakukan penelusuran Ia menemukan motor yang dicarinya dengan harga yang murah.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Andi memegang bukti chat dan laporan Pembekuan rekening sementara kepada pihak bank. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Niat memiliki motor jelang lebaran, seorang pria di Bogor malah terkena jebakan penipuan jual beli online oleh seseorang penjual motor.

Korban penipuan, Andi (35) warga Kelurahan Menteng mengatakan bahwa awalnya Ia sedang mencari motor dengan harga cukup murah di media sosial.

Andi pun kemudian berselancar dengan mengunjungi beberapa grup jual beli motor di facebook.

Setelah melakukan penelusuran Ia menemukan motor yang dicarinya dengan harga yang murah.

"Sekitar Jumat malam saya mencari di facebook, terus akhirnya dapat tuh yang juak RX-King murah Rp 5 juta, terus saya telpon pas udah gitu saya whatsapp untuj komunikasi lebih lanjut;" ujarnya Senib (20/5/2018) saa ditemui di wilayah Bogor Tengah.

Setelah melakukan komunikasi dan cocok dengan harganya sang penjual pun meminta uang muka.

Andi pun kemudian mentransfer Rp 500 ribu.

"Awalnya DP tuh ke bank BTN, pas sudah dp Rp 500 dia minta lagi sampai akhirnya sampi Rp 900 ribu saya Dp nya," katanya.

Setelah melakukan DP penjual pun mengatakan bahwa motornya akan dibawa.

Namun saat itu penjual terus meminta uabg fengan alasan istrinya sedang melahirkan.

"Pas mau ngelunasinnya itu saya tranfer lagi, dia bilang motoe lagi di jalan mau ke Bogor, karena kan itu motor dari Purwakarta, tapi pas katanya lagi di jalan itu dia minta dilunasin sama ditranfer ke rekening dokter, karena istrinya mau melahirkan itu mau di tabung apa gitu, terus saya transfer sampai saldo saya habis sisa Rp 14 ribu," katanya.

Andi mengatakan setelah uang di atmnya habis, penjual motor RX-King itu pun sudah tidak bisa dihubungi.

"Iya harga motor Rp 5 juta tapi saya transfer iru hampir 8 juta lebih, jadi sampai ATM habis sisa Rp 14 ribu, nah terakhir pas sudah habis itu dia bilang alesan katanya uangnya belum masuk, enggak lama nomer saya di blok," katanya.

Saat ini korban pun sjdah sempat mengunjungi pihak kepolisian untuk membuat laporan.

"Iya sudah mau lapor, tapi katanya polisi harus di publikasiin di media soal kasus dugaan penipuan ini?" Katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved