Pemilu 2019

Penyerahan Santunan Untuk Ahli Waris Petugas Pemilu 2019 Yang Meninggal Diwarnai Isak Tangis

Beberapa dari mereka tak kuasa menahan air matanya saat santunan diberikan langsung oleh Bupati.

Penyerahan Santunan Untuk Ahli Waris Petugas Pemilu 2019 Yang Meninggal Diwarnai Isak Tangis
Istimewa
Pemkab Bogor memberikan santunan kepada keluarga ahli waris petugas KPPS yang meninggal saat proses Pemilu 2019 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Upacara Hari Kebangkitan Nasional tingkat Kabupaten Bogor di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, diwarnai isak tangis, Senin (20/5/2019).

Isak tangis pecah diantara para keluarga ahli waris dari petugas penyelenggara Pemilu 2019 yang meninggal.

Mereka diundang untuk penyerahan santunan oleh Bupati Bogor Ade Yasin yang juga menjadi inspektur upacara Hari Kebangkitan Nasional tersebut.

Terhitung ada 18 orang perwakilan ahli waris yang hadir.

Beberapa dari mereka tak kuasa menahan air matanya saat santunan diberikan langsung oleh Bupati.

Masing-masing dari mereka mendapat santunan sebesar Rp 30 juta.

"Tahap-tahap Pemilu 2019 berlangsung dengan lancar. Kelancaran ini juga berkat pengorbanan saudara-saudara kita yang menjadi anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara," kata Ade Yasin dalam sambutannya.

Adanya pengorbanan nyawa petugas KPPS dalam penyelenggaraan Pemilu ia nilai cukup mulia.

"Bahkan berupa pengorbanan nyawa, sungguh mulia perjuangan mereka untuk menjaga kelancaran dan kejujuran proses pemilu ini," katanya.

Ade Yasin juga mengatakan perbedaan pilihan dan kemajemukan bangsa sudah terjadi sejak lampau dan Indonesia mampu bertahan hingga sekarang.

Dia yakin, saat Pemilu 2019 usai, Indonesia kembali bersatu dari perbedaan pendapat.

"Tak diragukan lagi bahwa kita pasti akan mampu segera kembali bersatu dari kerenggangan perbedaan pendapat, dari keterbelahan sosial, dengan memikirkan kepentingan yang lebih luas bagi anak cucu bangsa ini, yaitu persatuan Indonesia,” ujarnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved