Paling Lambat Diberikan H-7, Segini Aturan Pemberian THR dari Perusahaan ke Karyawaan

Samson menjelaskan bahwa ada aturan yang sudah ditetapkan untuk pemberian THR kepada karyawan.

Paling Lambat Diberikan H-7, Segini Aturan Pemberian THR dari Perusahaan ke Karyawaan
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Samson Purba 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Saat menjelang perayaan hari raya keagamaan, Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi satu hal yang ditunggu-tunggu oleh para karyawan ataupun buruh.

Besaran THR yang didapat antara satu karyawan dengan karyawan lainnya pun berbeda.

Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Bogor Samson Purba mengatakan bahwa setiap karyawan berhak menerima THR.

Dan setiap perusahaan wajib.memberikan THR kepada karyawannya.

"Iya karyawan yang baru bekerja satu bulan pun berhak menerima THR, namun tentu jumlah dan besarannya berbeda dengan karyawan yang sudah bekerja lebih dari satu tahun," katanya Senin (20/5/2019) malam tadi.

Samson menjelaskan bahwa ada aturan yang sudah ditetapkan untuk pemberian THR kepada karyawan.

Bahkan Ia pun sudah membagikan surat edaran kepada para perngusaha atau perusahaan di Kota Bogor tetkait waktu pemberian THR dan brsaran jumlah TRH yang harus diberikan.

"Untuk pemberian THR naksimal itu tujuh hari sebelum hari H pada hari raya, untuk karyawan tetap atau kontrak yang sudah bekerja lebih dari 12 bulan menerima THR full satu bulan gajih, sementara itu untuk yang bekerja kurang dari satu bulan itu hitungannya masa kerja dibagi 12 kemudian dikali satu bulan upah," ujarnya.

Samson juga menjelaskan bahwa pegawai atau buruh harian juga berhak menerima THR.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved