Pilpres 2019

Polri Tetapkan Jakarta Siaga 1 Setelah KPU Umumkan Pemenang Pilpres, 41 Terduga Teroris Diamankan

Paska pengumuman pemenang Pilpres 2019, pihak Polri langsung memberlakukan status keamanan Jakarta Siaga 1.

Polri Tetapkan Jakarta Siaga 1 Setelah KPU Umumkan Pemenang Pilpres, 41 Terduga Teroris Diamankan
Tribunnews/Jeprima
Anggota kepolisian saat melakukan pemasangan kawat berduri dan pembatas beton didepan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019). Pemasangan kawat berduri dan pembatas beton untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan Menjelang pengumuman hasil pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang. 

"Pengamanan tetap berlangsung sesuai SOP, dan kita mengamankan sampai tanggal 25 Mei. Artinya jumlah personel gabungan Polri TNI sejumlah 36 ribu lebih dalam rangka memberikan jaminan keamanan untuk warga jakarta. Kami imbau untuk warga Jakarta untuk beraktivitas seperti biasa," ucapnya.

Penandatanganan berita acara hasil rekapitulasi suara Pemilihan Umum 2019 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Penandatanganan berita acara hasil rekapitulasi suara Pemilihan Umum 2019 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). (KOMPAS.com/FITRIA CHUSNA)

Dedi pun menegaskan kembali penetapan status keamanan Jakarta Siaga 1 untuk memberikan jaminan keamanan kepada wraga.

Selain itu, Dedi juga membeberkan terkait penangkapan terduga teroris yang diduga akan melakukan aksi teror tanggal 22 Mei.

Seperti diketahui santer diberitakan kalau tanggal 22 Mei akan berlangsung aksi di Jakarta, tepatnya di kantor KPU.

KPU Telah Umumkan Hasil Pilpres 2019, SBY Akan Berikan Pernyataan Resmi Mengenai Sikap Demokrat

BPN Prabowo-Sandi Tolak Tanda Tangani Hasil Pemilu yang Ditetapkan KPU, Perludem: Tidak Berpengaruh

Ferdinand Hutahaean Berhenti Dukung Prabowo-Sandi Sebelum Pengumuman KPU: Sudah Tidak Bisa Ditolerir

Dedi mengatakan sudah ada 41 terduga teroris yang ditangkap hingga saat ini.

"Update terbaru sudah ada 41 tersangka yang diamankan Densus 88, yang terbaru dari mulai penangkapan Sabtu, Minggu dan Senen ada 10 tersangka yang diamanakan. Satu kelompok adalah kelompok baru, yakni kelompok JAD yang diamankan di NTB," ucanya.

Tiga kelompok yang diamankan yakni kelompok JAD di Jateng.

Lalu kelompok JAD NTB dengan 6 terduga teroris yang diamankan, dan dari hasil pemeriksaan mereka merencanakan akan melakukan aksi tanggal 22 Mei.

Lalu kelompok ketiga yakni jaringan Firqo Abu Hamsah yang dipimpin terduga teroris ED alias Pak Jenggot yang ditangkap di Nanggewer, Cibinong, Bogor pada Jumat (19/5/2019).

Polri tetapkan Jakarta Siaga 1
Polri tetapkan Jakarta Siaga 1 (Live Streaming Kompas TV)

"Mereka sudah melakukan latihan untuk melakukan serangan aksi teror tanggal 22. Selain menggunakan bom, dan sudah mempersiapkan senjata tajam," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: yudhi Maulana
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved