Demo di Bawaslu

Meski Sempat Ricuh, Pedagang Ini Tetap Santai Berjualan di Dekat Gedung Bawaslu

Bentrokan yang pecah di sekitar Gedung Bawaslu dini hari tadi tak membuat Syahwi (49) dan istrinya, Siti Aisyah (45) lari menyelamatkan diri.

Meski Sempat Ricuh, Pedagang Ini Tetap Santai Berjualan di Dekat Gedung Bawaslu
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Syahwan dan Siti Aisyah, pedagang asongan yang tetap berjualan saat bentrokan terjadi di sekitar Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM,  MENTENG - Bentrokan yang pecah di sekitar Gedung Bawaslu dini hari tadi tak membuat Syahwi (49) dan istrinya, Siti Aisyah (45) lari menyelamatkan diri.

Pasangan suami istri yang merupakan pedagang asongan ini tetap bertahan di belakang etalase kecil yang ditaruhnya di trotoar Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Lokasinya, berada di depan Gedung Sarinah atau hanya beberapa meter saja dari Gedung Bawaslu yang ada di seberangnya.

Syahmi menuturkan dirinya memang melihat jelas ketika petugas Brimob berusaha memukul mundur massa yang mengarah ke Jalan Sabang.

Meski sempat dihantui rasa takut, keduanya memilih bertahan lantaran yakin dirinya bukanlah yang menjadi sasaran kemarahan, baik dari kubu massa atau pun polisi yang bertugas.

"Saya kan disini dagang, cari nafkah. Tadi emang sempat disamperin polisi, tapi pas saya bilang kalau saya disini dagang ya enggak apa-apa, cuma disuruh hati-hati saja," kata Syahwi kepada TribunJakarta.com, Rabu (22/5/2019).

Situasi Terkini Tanah Abang dan Bawaslu, Mulai Kondusif Meski Sempat Diwarnai Aksi Bakar Sampah

Sejumlah Massa Aksi Masih Bertahan di Depan Gedung Bawaslu RI

Kronologi Lengkap Ricuh 22 Mei, Mulai Dari Depan Bawaslu Hingga Perlawanan di Pasar Tanah Abang

Bahkan, sambil berkelakar ia menyebut keberadaanya dibutuhkan para petugas maupun jurnalis yang sedang bertugas.

"Kan soalnya taddi banyak yang pada beli rokok sama minum kesini pas abis dari bentrokan," tuturnya.

Syahwan dan Siti Aisyah mengatakan telah menjadi pedagang asongan di kawasan Thamrin sejak 35 tahun silam.

Halaman
12
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved