Siswa Lombok Tak Diluluskan Karena Kritik Kebijakan Kepala Sekolah, Guru Juga Merasa Tertekan

Padahal Aldi Irpan merupakan seorang siswa yang berprestasi dan menduduki rangking 2 dengan total nilai 192 di ujiannya.

Siswa Lombok Tak Diluluskan Karena Kritik Kebijakan Kepala Sekolah, Guru Juga Merasa Tertekan
dok Aldi via Sembalun Information Centre
Status Facebook Aldi Irpan, Siswa SMAN 1 Sembalun, Lombok Timur yang tidak diluluskan karena memprotes kebijakan sekolah. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kasus seorang siswa SMA di Lombok yang tidak diluluskan hanya karena mengkritisi kebijakan kepala sekolah masih terus bergulir.

Dikutip Grid.ID sebelumnya dari Kompas.com, Aldi Irpan tidak diluluskan secara sepihak oleh kepala sekolah SMAN 1 Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Padahal Aldi Irpan merupakan seorang siswa yang berprestasi dan menduduki rangking 2 dengan total nilai 192 di ujiannya.

Aldi menyatakan kalau dirinya tidak diluluskan hanya karena tidak menurut.

"Saya tidak lulus, karena dianggap terlalu berani melawan kebijakan kepala sekolah," ungkap Aldi melalui sambungan telepon.

"Saya dianggap tidak menurut," tambahnya.

Kejadian ini bermula ketika Aldi berusaha membela temannya yang ditegur hanya karena tidak memakai jaket padahal saat itu suasana sedang sangat dingin.

Teman Aldi saat itu dilempar bak sampah oleh kepala sekolah gara-gara tidak menuruti keinginan sang kepala sekolah.

Aldi juga sering mengkritisi kebijakan lainnya yang dirasa sangat memberatkan para siswa.

Puncaknya ketika Aldi dipanggil dan diancam oleh kepala sekolah akan tidak diluluskan hanya gara-gara postingan Facebooknya.

Halaman
123
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved