Demo di Bawaslu

Pamit Mengaji Lalu Menuju Lokasi Aksi 22 Mei di Petamburan, Pemuda Ini Belum Pulang ke Rumah

Muhidin lantas mengatakan Dian ikut terlibat dalam aksi unjuk rasa menolak hasil Pilpres pada Pemilu 2019 di kawasan Petamburan.

Pamit Mengaji Lalu Menuju Lokasi Aksi 22 Mei di Petamburan, Pemuda Ini Belum Pulang ke Rumah
Kompas.com
Massa aksi demo Bawaslu membantu menghalau massa yang terprovokasi dan hendak menghampiri barikade aparat gabungan di depan Bawaslu, Selasa (21/5/2019).(KOMPAS.com / VITORIO MANTALEAN) 

"Nomornya semua mati. Dia juga bawa kendaraan, bawa motor, enggak tahu motor ditaruhnya di mana itu," sambung Muhidin.

Hingga saat ini, M Saroh dan Muhidin masih berkoordinasi dengan pihak RSUD Tarakan untuk mencari anak bungsunya itu.

Sebelumnya, sebagian korban kerusuhan aksi 22 Mei yang menolak hasil Pemilu 2019, berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat.

Pantauan Wartakotalive.com di papan informasi, hingga saat ini telah tercatat ada 168 orang yang ditangani RSUD Tarakan, dan semuanya berjenis kelamin laki-laki.

Di rumah sakit ini juga ada tiga korban yang dinyatakan meninggal dunia akibat kerusuhan aksi 22 Mei.

Berikut ini daftar nama korban yang di-update pada Kamis (23/5/2019) pukul 10.00 WIB:

1. RAGA GIRINDA (22);

2. YUDHA DIZAMAHENDRA (21);

3. SUTARNO (56);

4. M APRIYANSYAH (18);

Halaman
1234
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved