Viral Cerita Kameramen Kompas TV, Ungkap Penyebab Celananya Hampir Melorot saat Liput Aksi 22 Mei

Mengenai alasan kenapa matanya saat diwawancarai tampak sembab, Verby James mengaku bahwa dirinya sempat terkena gas air mata.

Viral Cerita Kameramen Kompas TV, Ungkap Penyebab Celananya Hampir Melorot saat Liput Aksi 22 Mei
Youtube channel Kompas tv
Vebry James, kameramen Kompas TV yang sosoknya viral 

Melihat situasi yang memanas, polisi berupaya membubarkan kerumunan massa.

Kendaraan taktis kepolisian yang telah meninggalkan Bawaslu kembali didatangkan untuk membubarkan para pengunjuk rasa yang masih bertahan.

Pukul 22.40 , bentrokan terjadi.

Pedagang Pasar Tanah Abang Akui Rugi hingga Rp 30 Juta Saat Ricuh Aksi 22 Mei

Terlihat polisi mengejar para pengunjuk rasa.

"Ayo tetap rapatkan barisan, jangan pada takut," teriak seseorang di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) malam.

Tak lama kemudian, puluhan anggota kepolisian berlari ke Halte TransJakarta Sarinah untuk mendekat kerumunan massa.

Melihat polisi mendekat, kerumunan itu lari kocar-kacir membubarkan diri.

Seperti televisi lainnya, Kompas TV pun saat itu terlihat menayangkan momen ketika kerusuhan tersebut sedang berlangsung.

Namun tiba-tiba saja, di tengah siaran, terdengar suara Vebry James sedang meminta tolong kepada rekannya untuk memegangi kamera yang ia bawa.

Sebab, Vebry James mengaku bahwa celana yang ia kenakan hampir melorot.

Halaman
1234
Penulis: khairunnisa
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved