Kurs Rupiah Dibuka Terkoreksi, BI Bilang Cenderung Menguat

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terapresiasi pada perdagangan akhir pekan Jumat (24/5/2019).

Kurs Rupiah Dibuka Terkoreksi, BI Bilang Cenderung Menguat
Tribunnews/JEPRIMA
Seorang karyawan saat menghitung mata uang dalam bentuk pecahan Rp 50.000 dan pecahan Rp 100.000 di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terapresiasi pada perdagangan akhir pekan Jumat (24/5/2019).

Mengutip Bloomberg, mata uang garuda di pasar spot menguat 45 poin (0,31 persen) berada di level Rp 14.480 per dollar AS pada pukul 07.48.

Angka ini menguat dibandingkan pada posisi penutupan perdagangan Rp 14.525 per dollar AS.

Dengan penguatan ini, pergerakan harian rupiah di kisaran Rp 14.459 per dolar AS - Rp 14.525 per dolar AS.

Di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), nilai tukar rupiah berada di level Rp 14.513 per dollar AS.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan, nilai tukar rupiah kembali menguat setelah sempat melemah terhadap dollar AS.

Menurut Perry, hal ini disebabkan faktor global, terutama akibat perang dagang AS dan China yang masih memanas.
Tidak hanya itu, eksportir juga banyak yang menjual devisa hasil ekspor (DHE) ke pasar valas.

"Kami perkirakan rupiah bergerak stabil dengan perkembangan ekonomi ke depan ada kecenderungan stabil, bahkan menguat," kata Perry, Kamis (23/5/2019).

(Tribunnews.com, Reynas Abdila) 

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved