Breaking News:

Polisi Karawang Nyamar Jadi Pelanggan PSK, Ciduk Mucikari Berusia 19 Tahun

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro mengungkapkan, CAZ kedapatan menawarkan PSK melalui media sosial WhatsApp (WA)

Tribunnews.com/Ilustrasi
Ilustrasi PSK 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Polres Karawang berhasil mengungkap sindikat pekerja seks komersial (PSK) yang diotaki seorang remaja berusia 19 tahun.

Remaja berinisial CAZ, berprofesi sebagai mucikari dalam kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro mengungkapkan, CAZ kedapatan menawarkan PSK melalui media sosial WhatsApp (WA) kepada pria hidung belang.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya uang tunai sebesar Rp 1.850.000, satu unit telepon genggam, dan sebungkus alat kontrasepsi.

AKP Bimantoro Kurniawan mengatakan, mucikari tersebut ditangkap setelah polisi menyamar dengan memesan dua PSK pada Kamis (16/5/2019) sekitar pukul 21.00 WIB di sebuah hotel di Karawang Barat.

Polisi sebelumnya juga sudah menerima informasi perihal prostitusi melalui WhatsApp.

"Tarifnya Rp 1.850.000 sampai Rp 2.000.000 untuk dua PSK tersebut," kata AKP Bimantoro seperti dikutip dari Kompas.com dengan artikel berjudul Polisi Tangkap Mucikari yang Tawarkan PSK Via WhatsApp

Berdasarkan hasil penyelidikan, CAZ sudah menjalankan bisnis esek-esek itu sejak setahun yang lalu.

Ia merupakan warga Desa Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang.

 "Jatah untuknya (mucikari) tergantung nego," katanya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, CAZ dijerat pasal 296 dengan ancaman hukuman penjara 1 tahun 4 bulan, dan atau 506 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 1 tahun.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved