Demo di Bawaslu

Komentari Aksi 21 dan 22 Mei, Fadli Zon: Pihak Ketiga Itu Siapa?

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai bahwa mereka yang berunjukrasa pada 21 dan 22 Mei 2019 merupakan masyarakat yang ingin menyuarakan pendapatnya.

Komentari Aksi 21 dan 22 Mei, Fadli Zon: Pihak Ketiga Itu Siapa?
Kompas.com
Fadli Zon datang ke Bawaslu DKI Jakarta untuk memenuhi undangan klarifikasi, Senin (18/3/2019)(KOMPAS.COM/PAVEL TANUJAYA) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai bahwa mereka yang berunjukrasa pada 21 dan 22 Mei 2019 merupakan masyarakat yang ingin menyuarakan pendapatnya.

Mereka yang berunjukrasa bukanlah demonstran bayaran.

"Saya melihat apa yang terjadi kemarin itu memang masyarakat kok yang datang menuntut haknya ya. Bukan dikerahkan, bukan dibayar, karena mereka mempunyai sikap. Masyarakat sekarang ini kan masyarakat yang lebih kritis," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (27/5/2019).

Menurut nya aksi unjukrasa masyarakat tersebut dipicu informasi yang diterima.

4 Pejabat Jadi Target Pembunuh Bayaran, Diintai Sejak di Rumah dan Sudah Siapkan Sniper

Profil Mustofa Nahrawardaya, Caleg 2 Kali Gagal dan Tim BPN Prabowo-Sandi yang Kini Ditahan Polisi

Sekarang ini menurutnya masyarakat lebih kritis, karena informasi yang beredar di masyarakat tidak terbatas.

"Kalau mendapat informasi kan informasi yang datang langsung di Hp mereka dalam genggaman tangan mereka, sehingga reaksinya tentu berbeda-beda. Kalau zaman dulu kan info sangat terbatas, televisi saja cuma ada satu ya kan. Bahkan kalau ada swasta paling nambah satu atau dua. Tidak ada informasi yang lain, kalau sekarang info itu betul-betul tidak terbatas. Sehingga respons masyarakat juga berbeda-bea. Saya kira ini yang kita lihat," katanya.

Fadli mengatakan bahwa hanya cara berpikir model lama, yang setiap ada aksi, selalu dicurigai adanya pihak ketiga.

Cara berpikir tersebut muncul ketika informasi sangat terbatas.

"Kita jangan cara berpikirnya kaya zaman dulu dong. Kita ini sudah ada di negara demokrasi. Kalau dulu sebentar-bentar itu ada pihak ketiga. Sekarang apa? Pihak ketiga itu siapa?" pungkasnya.

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved