Lebaran ke-3 Masjid Agung Bogor Belum Bisa Digunakan, Ini Kata Dedie A Rachim

Inspektorat Provinsi Jawa Barat menemukan ketidaksesuaian proses pekerjaan dengan rencana awal pembangunan.

Lebaran ke-3 Masjid Agung Bogor Belum Bisa Digunakan, Ini Kata Dedie A Rachim
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Proyek pembangunan Masjid Agung, Jalan Dewisartika, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor sampai 2019 ini belum juga selesai.

Bahkan pembangunan masjid Agung yang dimulai sejak 2016 itu pun mengalami beberapa kendala.

Proyek pembangunan Masjid Agung juga sempat terhenti pada Maret 2017.

Hal itu dikarenakan pihak Inspektorat Provinsi Jawa Barat menemukan ketidaksesuaian proses pekerjaan dengan rencana awal pembangunan.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat ditanya mengenai kelanjutan Masjid Agung mengatakan bahwa perlu ada audit kontruksi sebelum dimulai pembangunan kembali.

Kondisi itu dikarenakan pembangunannya sejak awal sudah menemui beberapa ketidaksesuaian.

"Saya melihat begini, mungkin Masjid Agung harus ada audit kontruksi," kata Dedie.

Mantan Direktur Penindakan Di KPK itu menjelasakan bahwa sampai saat ini belum ada temuan korupsi pada proyek pembanguanan Masjid Agung.

"Di masjid itu (pembangunan masjid) belum ada indikasi korupsi, hanya ada indikasi kontruksinya tidak layak re design, Iya jadi harus diaudit kontruksi," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved