Demo di Bawaslu

Sebut Kerusuhan 22 Mei Terencana, Mahfud MD : Pasti Ada Dalangnya, Tidak Mungkin Spontan

Mahfud MD pun berujar bahwa kerusuhan 22 Mei itu memiliki dalang yang hingga saat ini belum juga terungkap.

Sebut Kerusuhan 22 Mei Terencana, Mahfud MD : Pasti Ada Dalangnya, Tidak Mungkin Spontan
Youtube channel Kompas tv
Mahfud MD 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan sekaligus mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD berpendapat bahwa kericuhan yang terjadi 22 Mei 2019 itu adalah gerakan yang terencana.

Karenanya, Mahfud MD pun meminta agar aparat penegak hukum dalam hal ini TNI dan Polri agar menindak tegas para perusuh yang melakukan kericuhan 22 Mei 2019.

"Aparat penegak hukum tetap menindak tegas para perusuh dan mengayomi dengan baik para pengunjuk rasa yang biasa karena itu bisa dibedakan," ucap Mahfud MD dalam konferensi pers dilansir Kompas TV edisi 28 Mei 2019.

Lebih lanjut, Mahfud MD juga meminta kepada masyarakat untuk menahan unggahan di media sosial.

Yakni terkait dengan penyebaran kabar hoaks di media sosial.

Tak hanya itu, Mahfud MD juga menyebut bahwa kerusuhan 22 Mei itu sesungguhnya bersifat berencana.

Mahfud MD pun berujar bahwa kerusuhan 22 Mei itu memiliki dalang yang hingga saat ini belum juga terungkap.

Sebab, Mahfud MD meyakini bahwa kerusuhan 22 Mei itu tidak mungkin terjadi secara spontan.

"Kita mendukung pemerintah untuk mengungkap dalang kerusuhan karena pasti ada dalangnya, tidak mungkin itu terjadi secara spontan. Gerakannya terlihat sekali sangat terencana dengan sebagai peralatan dan sistem komandonya," kata Mahfud MD.

Anggota kepolisian saat melakukan pemasangan kawat berduri dan pembatas beton didepan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019). Pemasangan kawat berduri dan pembatas beton untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan Menjelang pengumuman hasil pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang.
Anggota kepolisian saat melakukan pemasangan kawat berduri dan pembatas beton didepan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019). Pemasangan kawat berduri dan pembatas beton untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan Menjelang pengumuman hasil pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang. (Tribunnews/Jeprima)

Selain itu, Mahfud MD juga mendukung agar aparat penegak hukum bisa menangkap sosok yang menyuplai senjata tajam untuk para perusuh aksi 22 Mei.

Halaman
1234
Penulis: khairunnisa
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved