Fadli Zon Sebut Ancaman Pembunuhan 4 Tokoh Lebay, BPN Prabowo-Sandi : Seperti Novel Kriminal

Menurut Fadli Zon, rencana pembunuhan 4 tokoh itu lebay, hal itu pun disetujui oleh BPN yang menyebut seperti cerita di novel.

Fadli Zon Sebut Ancaman Pembunuhan 4 Tokoh Lebay, BPN Prabowo-Sandi : Seperti Novel Kriminal
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Fadli Zon. 

Ia pun membeberkan kronologi penangkapan para tersangka dan pengakuan mereka soal rencana pembunuhan tersebut.

Ditanya Keterkaitan Kasus Kivlan dengan Pembunuhan 4 Tokoh, Pengamat Nilai Polisi & Moeldoko Takut

"Dalam yang disampaikan tadi, ada dua kelompok, dari awal sudah diikuti, informasi itu dari bulan Oktober dan sudah didalami. Kelompok 1 ditangkap 18-19 ada 4 tersangka, dan ditemukan 3 senjata api, dari pemeriksaan mereka menyebutkan bahwa akan bermain tanggal 21-22 Mei di mana di situ ada demo," bebernya.

Dedi Prasetyo kemudian melanjutkan kronologi penangkapan kelompok kedua.

"Kemudian kelompok 2 ditemukan ada 6 tersangka, dari pemeriksaan menyebutkan bahwa mereka mendapat order dari aktor intelektual, yang saat ini sedang diperiksa.

Aktor intelektual itu menyuruh kepada HK (ketua eksekutor) untuk melakukan eksekusi terhadap 4 tokoh dan 1 pimpinan lembaga survei.

Dari 6 tersangka itu ditemukan 4 senjata, mereka ditangkap tanggal 21 Mei di depan kantor KPU/Bawaslu, 3 tersangka lainnnya ditangkap lagi setelah kerusuhan, ditemukan senjata juga," beber Dedi Prasetyo.

Ia pun menegaskan, kalau rencana pembunuhan itu berdasarkan pengakuan dari para tersangka yang tertuang dalam BAP.

Elit Diminta Tanggung Jawab Soal Situasi Politik, Moeldoko: Pak Jokowi & Pak Prabowo Bertemu Selesai

Bahkan, ia juga menyebut jika pihaknya sudah mengantongi nama aktor intelektual tersebut.

"Rencananya eksekusi setelah 17 adalah pimpinan lembaga survei, kemudian berubah lagi targetnya jadi 4 tokoh. Aktor intelektual sudah ditangkap dan sedang diperiksa. Nama sudah ada, dan bukan orang baru," katanya.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Miftah Nur Sabri mengatakan, rencana pembunuhan itu seperti cerita di novel.

Halaman
1234
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved